• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

4 Kapal Patroli China Terobos Perairan Jepang

by Redaksi Asiatoday
December 10, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Abaikan Jepang, China Bersikeras Klaim Pulau Diaoyu

Kapal pengawas China di sekitar perairan Pulau Diaoyu. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kapal-kapal patroli China kembali berulah.

Para pejabat di Penjaga Pantai Jepang mengatakan empat kapal resmi milik China sempat memasuki wilayah perairan Jepang di lepas pantai Kepulauan Senkaku di Laut Cina Timur.

Mengutip NHK Kamis (10/12/2020), para pejabat itu mengatakan, empat kapal tersebut memasuki perairan di lepas pantai Pulau Uotsuri satu per satu mulai pukul 9.40 pagi pada Rabu (9/12/2020) waktu setempat.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Empat kapal itu diketahui berlayar di wilayah perairan Jepang selama 1,5 jam. Kapal-kapal tersebut meninggalkan area itu pada pukul 11.30 pagi waktu setempat.

Kali ini merupakan pelanggaran wilayah pertama di kawasan tersebut oleh kapal resmi China sejak 7 November, dan ke-22 kalinya pada 2020.

Jepang menguasai kepulauan tersebut. China dan Taiwan mengeklaimnya. Pemerintah Jepang mempertahankan sikap tidak ada isu kedaulatan.

Seperti diketahui, China dan Jepang telah lama berselisih tentang serangkaian pulau tak berpenghuni di Laut China Timur. Diakui sebagai Kepulauan Diaoyu oleh China dan Senkaku oleh Jepang, kedua belah pihak telah sering berselisih mengenai wilayah yang disengketakan.

Kepulauan Diaoyu atau Senkaku berada 1.931 kilometer dari barat daya Tokyo dan telah dikelola Jepang sejak 1972. Namun, China dan Jepang sama-sama mengklaim kepulauan tersebut sebagai wilayah kedaulatan mereka dengan berbagai bukti yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

Ketegangan Jepang dan China terkait sengketa Kepulauan Diayou atau Senkaku kembali memanas setelah pada akhir Juni lalu,. China mengirim sejumlah kapal penjaga kapal ke kepulauan tersebut setelah munculnya rancangan undang-undang untuk mengubah status dan nama kepulauan tersebut.

Dua pekan lalu, Jepang melalui Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi sempat mengecam pernyataan Menteri Luar Negeri China Wang Yi yang mengklaim berdaulat atas Pulau Senkaku-Diaoyu di Laut China Timur.

Dia mendesak China tidak mengambil tindakan provokatif seperti mengirimkan kapal-kapal pemerintah ke perairan Jepang, termasuk ke Pulau Senkaku-Diaoyu. (ATN)

Tags: Indo Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.