• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Alih Fungsi Kawasan, Biang Malapetaka Banjir dan Longsor di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
March 13, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Alih Fungsi Kawasan, Biang Malapetaka Banjir dan Longsor di Indonesia

Bencana tanah longsor di Sumedang, Jawa Barat. Dok BNPB

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia Letjen Doni Monardo mengatakan, alih fungsi kawasan atau lahan menjadi salah satu faktor penyebab bencana banjir dan tanah longsor di Indonesia.

Dengan kondisi ini, BNPB mendorong pemerintah agar memiliki sensitivitas pembangunan yang berorientasi kepada risiko bencana dan ramah lingkungan.

Doni Monardo mengungkapkan hal itu saat bersama Wakil Ketua Komisi VIII DPR, TB Ace Hasan Syadzily meninjau daerah rawan longsor di Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (12/3/2021).

RelatedPosts

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

IPB Expert: Nickel Mining in Halmahera Threatens Marine Ecosystems and Coastal Livelihoods

Kunjungan kerja dilakukan sekaligus sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana longsor akibat alih fungsi kawasan menjadi permukiman. Dengan upaya pencegahan itu diharapkan bencana longsor yang pernah terjadi di Sumedang, Jawa Barat, pada 9 Januari 2021 tidak terjadi kembali.

“Salah satu pesan Presiden Jokowi pada Rakornas Penanggulangan Bencana 2021 adalah sensitivitas pembangunan yang berorientasi kepada risiko becana. Jangan sekadar membuat aturan, namun tanpa implementasi. Jangan sampai setelah kejadian baru kita pontang panting,” kata Doni.

Pesan Presiden itu yang membuat Doni segera bergerak dan menghubungi BPBD Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bandung Barat, TNI, dan Polri. Dalam waktu singkat, Doni dan pihak terkait bisa melakukan konsolidasi dan latihan kesiapsiagaan.

Sementara, Ace Hasan yang juga Ketua Panja Revisi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana mengapresiasi langkah yang telah dilakukan BNPB, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam upaya kesiapsiagaan bencana.

“Kami dari Komisi VIII, di dalam revisi UU Penanggulangan Bencana itu menyebutkan budget mandatori. Artinya, ada kewajiban pemerintah daerah untuk mengalokasikan minimal 2% APBD untuk penanggulangan bencana,” ujarnya.

Dikatakan, anggaran itu bisa digunakan untuk mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Jika terjadi bencana, maka daerah telah siap memiliki pangkalan anggaran tersebut.

“Kami perkirakan revisi undang-undang ini bisa selesai pada April 2021,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Asia DisasterBanjir IndonesiaKonservasi Hutan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indo-Pacific Seen as Stability Buffer as Global Geopolitical Risks Rise, Indonesia Says
  • UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit
  • BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination
  • IsDB Unites 78 Nations Through $6 Billion in Agreements
  • Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.