• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Indonesia Ajukan Draft Konvensi Perlindungan Laut Arafura dan Timor

by Redaksi Asiatoday
April 19, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Ajukan Draft Konvensi Perlindungan Laut Arafura dan Timor

Laut Arafura. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah menyusun draft konvensi perlindungan Laut Arafura dan Laut Timor yang berbatasan langsung dengan Australia, Timor Leste dan Papua Nugini.

Plt. Asisten Deputi (Asdep) Keamanan dan Ketahanan Maritim Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) Helyus Komar mengungkapkan hal itu dalam pertemuan koordinasi penyusunan draft dokumen konvensi Marine Environmental Protection di Laut Arafura dan Laut Timor (ATS), di Bogor pada Senin (19/4/2021).

“Indonesia mengusulkan suatu Draft Regional Convention on the Sustainable Protection of the Marine Environment and the Management Coastal Region in the Arafura and Timor Sea (Konvensi Regional untuk perlindungan lingkungan laut dan pengelolaan kawasan pesisir yang berkelanjutan untuk wilayah Arafura dan Laut Timor),” ujarnya dalam keterangan pers.

RelatedPosts

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

IPB Expert: Nickel Mining in Halmahera Threatens Marine Ecosystems and Coastal Livelihoods

Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives

Dokumen tersebut memuat hal-hal yang dapat mengidentifikasi masalah lingkungan prioritas lintas batas Laut Arafura dan Timor dan juga dampak lingkungan dan sosial-ekonomi. Dokumen juga memuat isu sektoral dan tata kelola masyarakat pesisir di wilayah tersebut.

Sampai saat ini, tahapan yang sedang dilakukan ialah menyusun dan segera menyepakati rancangan dokumen tersebut secara nasional. Sebagai langkah lanjut, pemerintah akan menyampaikan secara resmi draft Regional Convention tersebut kepada pihak Australia, Timor Leste, Papua Nugini.

Sementara itu, Kemenko Marves juga telah menyiapkan daftar tim penyusunan draft konvensi. Lebih lanjut, Asisten Deputi (Asdep) Hukum dan Perjanjian Maritim Kemenko Marves Radian Nurcahyo menyebutkan pentingnya peningkatan daya saing komoditas perikanan.

“Hal ini secara langsung ataupun tidak dapat mendorong kesejahteraan masyarakat. Selain itu, yang tidak kalah penting ialah pemberantasan IUU (Illegal, Unreported, and Unregulated) Fishing,” kata Radian.

Rencananya, rancangan dokumen tersebut akan diterjemahkan dalam berbagai program yang sejalan dengan Program Aksi Nasional yang telah disepakati di tingkat nasional serta regional.

Penyusunan draft tersebut juga disebut telah dikoordinasikan dengan program ATSEA (Arafura and Timor Seas Ecosystem Approach).

ATSEA merupakan program regional empat negara (Indonesia, Australia, Timor Leste, dan Papua Nugini) yang bertujuan mempromosikan pembangunan berkelanjutan di wilayah perairan Arafura dan Timor.

Saat ini, ATSEA telah memasuki fase kedua, yang dimulai sejak 2019 – 2023. Sebelumnya, ada tiga luaran tugas yang sudah berhasil dicapai pada ATSEA tahap pertama, yaitu terkait Transboundary Diagnostic Analysis (TDA), Strategic Action Plan (SAP), dan National Action Programme (NAP).

“ATSEA-2 ini memiliki objektif untuk untuk meningkatkan pembangunan berkelanjutan di wilayah ATS demi terlindunginya keanekaragaman hayati dan meningkatkan kualitas hidup penghuni di wilayah tersebut melalui konservasi dan pengelolaan ekosistem pesisir laut yang berkelanjutan,” terang Kepala Pusat Riset Perikanan (KRSDM KP) Kementerian Kelautan dan Perikanan Wiyono. (ATN)

Tags: Konservasi LautMaritim IndonesiaSave Ocean
No Result
View All Result

Terbaru

  • BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination
  • IsDB Unites 78 Nations Through $6 Billion in Agreements
  • Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition
  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.