• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

50 Tahun Hubungan Diplomatik Beri Manfaat Signifikan Bagi Australia dan China

by Redaksi Asiatoday
December 22, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
50 Tahun Hubungan Diplomatik Beri Manfaat Signifikan Bagi Australia dan China 1

Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese. Dok

ASIATODAY.ID, CANBERRA – Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese pada Rabu (21/12/2022) mengatakan bahwa hubungan Australia-China telah memberikan manfaat yang signifikan bagi kedua negara.

Rabu tersebut menandai 50 tahun sejak pemerintah Australia, kala itu di bawah PM Gough Whitlam, secara resmi mengakui dan membuka hubungan diplomatik dengan Republik Rakyat China pada 21 Desember 1972.

“Merupakan kebahagiaan bagi saya untuk mengirimkan harapan terbaik saya kepada Anda menjelang peringatan 50 tahun hubungan diplomatik antara Australia dan China,” kata Albanese dalam sebuah video yang diunggah di media sosial.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Demi manfaat bersama kedua negara kita, Australia dan China memiliki hubungan yang stabil karena hubungan tersebut bermanfaat bagi ekonomi kita, budaya kita, dan masyarakat kita.”

Dalam kurun 50 tahun sejak hubungan bilateral terbentuk, China telah menjadi mitra dagang terbesar Australia.

Pesan Albanese ini dirilis setelah Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong tiba di Beijing dalam sebuah kunjungan. (Xinhua)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

 

Tags: Indo Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.