• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

9 Warga China Tewas Ditembak di Kawasan Tambang Emas di Afrika Tengah

by Redaksi Asiatoday
March 23, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
KKB Mengamuk, Tembak Mati 10 Warga Sipil di Papua

Aksi penembakan. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – 9 warga negara China dilaporkan tewas akibat serangan kelompok bersenjata di kawasan tambang emas di wilayah Afrika Tengah.

Kedutaan Besar China telah mengambil langkah cepat, mengevakuasi warganya yang berada di zona merah.

Melansir dari The Guardian, Kamis (23/3/2023) Wali Kota Bambari, Abel Matchipata menyebutkan bahwa insiden penembakan tersebut terjadi pada hari Minggu (19/3/2022) waktu setempat.

RelatedPosts

Indonesia’s Film Industry Trapped as a Foreign Content Market Amid Korean and Chinese Drama Surge

ADB Bets on Vanuatu’s Future with $10 Million Lifeline for Economic Transformation

World Bank Warns: $54 Billion in Natural Gas Burned as Global Energy Crisis Deepens

“Kemarin [Minggu] pagi sekitar jam 5 pagi kami mendengar senjata ditembakkan. Beberapa saat kemudian kami mengetahui bahwa situs penambangan China yang diserang,” kata Abel Matchipata, Kamis (23/3/2023).

Abel mengatakan bahwa para penyerang diduga berasal dari Coalition of Patriots for Change (CPC), aliansi kelompok pemberontak yang dibentuk sebelum pemilihan presiden 2020 untuk menentang presiden, Faustin-Archange Touadéra.

Diketahui, kelompok bersenjata memang menguasai sebagian besar wilayah dan terkadang melakukan pelanggaran terhadap penduduk sipil di Republik Afrika Tengah.

Atas kejadian penembakan ini, Kedutaan Besar China di Afrika Tengah telah mendesak warganya untuk menghindari atau tidak bepergian ke luar ibu kota, Bangui. Kedutaan meminta untuk segera mengevakuasi warga China yang masih berada di luar Bangui pascapenembakan tersebut.

Kementerian Luar Negeri China menyampaikan bahwa tingkat risiko keamanan di Afrika Tengah, selain ibu kota, merupakan zona “merah” atau berbahaya.

Lebih lanjut, Kementerian mengatakan akan bekerja dengan pemerintah dan membimbing kedutaan dan konsulat China untuk mengambil langkah-langkah efektif lebih lanjut untuk sepenuhnya melindungi warga dan perusahaan China di Afrika. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: AfrikaPenembakanTambang Emas
No Result
View All Result

Terbaru

  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • ASEAN, Russia Agree to Deepen Economic Cooperation Amid Global Uncertainty
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.