• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Abaikan Kecaman Global, Xi Jinping Tetap Lanjutkan Kebijakan Xinjiang

by Redaksi Asiatoday
September 28, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Abaikan Kecaman Global, Xi Jinping Tetap Lanjutkan Kebijakan Xinjiang

Presiden China Xi Jinping. Dok

ASIATODAY.ID, BEIJING – Presiden China Xi Jinping mengklaim kebijakan yang dibuat untuk etnis Uighur di  Xinjiang sudah tepat.

Pernyataan disampaikan Xi di tengah kecaman dan kritik global karena China dianggap terlalu menekan dan mendiskreditkan umat Muslim di Xinjiang.

Saat berbicara pada konferensi kerja selama dua hari di Xinjiang, Xi mengatakan bahwa strategi China telah benar dan harus dilanjutkan untuk jangka panjang.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

“Seluruh partai harus memperlakukan implementasi strategi Xinjiang sebagai tugas politik, dan bekerja keras untuk menerapkannya secara lengkap dan akurat. Untuk memastikan bahwa pekerjaan Xinjiang selalu berada di arah politik yang benar,” kata Xi.

“Kita juga harus melanjutkan arah sinisasi Islam untuk mencapai perkembangan agama yang sehat,” kata Xi menambahkan.

Etnis Uighur yang mayoritas beragama Islam banyak menghuni Xinjiang. Dunia internasional kerap mengecam perlakuan kurang baik pemerintah China terhadap etnis Uighur, termasuk upaya genosida wanita Muslim di sana.

Menanggapi kecaman global, pemerintah China kerap membantahnya.

“Perlu untuk menceritakan kisah Xinjiang dengan cara multi-level, serba bisa, dan tiga dimensi, dan dengan percaya diri menyebarkan stabilitas sosial Xinjiang yang sangat baik,” jelas Xi dilansir dari CNN, Senin (28/9/2020).

Menurut Xi, kebijakan saat ini yang dilakukan China kepada Xinjiang telah membawa pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Kebijakan China terhadap Xinjiang kerap dianggap sebagai pelanggaran HAM. Pekan lalu, Dewan Perwakilan Rakyat AS menyetujui UU ‘Pencegahan Kerja Paksa Uighur’ untuk melarang produk tertentu dari Xinjiang dan menjatuhkan sanksi kepada orang-orang yang bertanggung jawab atas pelanggaran HAM di sana.

Tekanan internasional yang meningkat datang ketika banyak kelompok hak asasi manusia mulai menggambarkan situasi di Xinjiang sebagai upaya genosida. Laporan lain mengungkap ada campur tangan negara dalam upaya sterilisasi wanita Uighur demi mengubah demografi di Xinjiang.

Hal itu mengacu pada laporan pemerintah yang mengonfirmasi adanya penurunan angka kelahiran di Xinjiang sejak 2018 dari 15,88 per 1.000 orang menjadi 10,69.

Pemerintah mengklaim hal itu sebagai keberhasilan dalam mengimplementasi program keluarga berencana yang komprehensif. (CNN)

Tags: Solidaritas UighurUighurXi Jinping
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.