• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

ADB Gelontarkan Rp8,58 Triliun ke PLN Bangun Energi Hijau di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
December 13, 2021
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
ADB Gelontarkan Rp8,58 Triliun ke PLN Bangun Energi Hijau di Indonesia

Jaringan listrik PLN. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) menggelontorkan  pinjaman sebesar USD600 miliar atau setara Rp8,58 triliun untuk menyokong PT PLN (Persero) dalam mengembangkan energi hijau di lima provinsi di Indonesia.

Pinjaman tersebut akan digunakan dalam meningkatkan jaringan transmisi PLN, otomatisasi jaringan listrik, fasilitas penyimpanan limbah berbahaya, digitalisasi proses bisnis PLN hingga pembangunan SPBU listrik.

“Program ini akan meningkatkan akses ke energi berkelanjutan dan andal di kawasan barat dan tengah Pulau Jawa, wilayah yang dihuni 41 persen penduduk Indonesia. Termasuk sekitar 30 juta warga miskin atau yang hidup dekat garis kemiskinan,” kata Spesialis Keuangan Senior ADB, Daniel Miller dalam keterangan resmi, Senin (13/12/2021).

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Lima provinsi yang menjadi sasaran pengembangan energi bersih PLN masing-masing Provinsi Banten, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Yogyakarta.

Menurut Daniel, Pulau Jawa menampung sebanyak 11,3 juta atau 56 persen dari usaha mikro dan kecil (UMK). Karena itu, membutuhkan listrik yang andal dan berkelanjutan dengan kapasitas 259 terawatt-jam listrik pada 2030.

“Ini akan membantu mengubah daerah miskinnya menjadi mesin pertumbuhan melalui agroindustri, pariwisata, dan UMK,” imbuhnya.

Selain itu, ADB akan mengelola hibah sebesar USD500 ribu dari e-Asia Republik Korea dan Dana Kemitraan Pengetahuan untuk program tersebut. Bantuan teknis ini untuk mendanai pelatihan staf PLN dalam pemanfaatan teknologi.

Termasuk perencanaan dan otomatisasi sistem jaringan listrik, operasi jaringan dengan peningkatan jumlah kapasitas pembangkit terbarukan, layanan pengisian kendaraan listrik, dan sistem penyimpanan energi skala utilitas.

Kemitraan negara ADB untuk Indonesia, 2020-2024, berfokus pada peningkatan pemulihan ekonomi Indonesia melalui infrastruktur energi yang berkelanjutan dan tangguh.

Di bawah pinjaman berbasis hasil, pencairan dana dikaitkan dengan pencapaian hasil program untuk meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas reformasi pemerintah dengan menciptakan insentif untuk memberikan dan mempertahankan hasil. (ATN)

Tags: ADBAsian Development BankGreen EnergyPLN
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.