• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Amerika Sita 4 Kapal Tanker Minyak Iran Tujuan Venezuela

by Redaksi Asiatoday
August 16, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Amerika Sita 4 Kapal Tanker Minyak Iran Tujuan Venezuela

Amerika Sita 4 Kapal Tanker Minyak Iran Tujuan Venezuela. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat menyita 4 kapal tanker minyak Iran yang hendak dikirim ke Venezuela. Penyitaan ini disebut-sebut sebagai yang terbesar dilakukan AS terhadap tanker Iran.

Melansir BBC, Sabtu (15/8/2020), Departemen Hukum AS mengatakan sekitar 1,1 juta barel minyak dari empat tanker Iran telah disita “lewat bantuan sejumlah mitra asing.”

“Kami telah berhasil mengeksekusi penyitaan minyak bernilai jutaan dolar milik Korps Garda Revolusioner Iran (IRGC),” ujar pernyataan Departemen Hukum AS pada Jumat 14 Agustus.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

IRGS adalah cabang dari pasukan bersenjata Iran yang dinyatakan AS sebagai organisasi teroris asing.

“Barang sitaan ini kini berada di pihak AS,” sambung pernyataan Departemen Hukum AS tanpa menyebutkan detail lokasi maupun tanggal penyitaan.

AS mengenai Angkatan Laut Iran sempat berusaha mengambil kembali minyak yang disita, namun berakhir gagal. Saat ini belum diketahui pasti ada di mana empat kapal Iran tersebut, yang masing-masing bernama Bella, Bering, Pandi dan Luna.

Washington menyebut minyak yang hendak dikirim ke Venezuela itu merupakan bentuk pelanggaran terhadap sanksi ekonomi AS. Duta Besar Iran untuk Venezuela Hojat Soltani mengklaim keempat kapal maupun pemiliknya bukan berasal dari Iran.

“Penyitaan ini adalah perang psikologi yang dilakukan mesin propaganda AS,” tulis Soltani di Twitter.

Ketegangan antara Iran dan AS meningkat sejak Washington secara sepihak menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 sekitar dua tahun lalu. (ATN)

Tags: Amerika SerikatIran
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.