• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 27, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Amerika Sita 4 Kapal Tanker Minyak Iran Tujuan Venezuela

by Redaksi Asiatoday
August 16, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Amerika Sita 4 Kapal Tanker Minyak Iran Tujuan Venezuela

Amerika Sita 4 Kapal Tanker Minyak Iran Tujuan Venezuela. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat menyita 4 kapal tanker minyak Iran yang hendak dikirim ke Venezuela. Penyitaan ini disebut-sebut sebagai yang terbesar dilakukan AS terhadap tanker Iran.

Melansir BBC, Sabtu (15/8/2020), Departemen Hukum AS mengatakan sekitar 1,1 juta barel minyak dari empat tanker Iran telah disita “lewat bantuan sejumlah mitra asing.”

“Kami telah berhasil mengeksekusi penyitaan minyak bernilai jutaan dolar milik Korps Garda Revolusioner Iran (IRGC),” ujar pernyataan Departemen Hukum AS pada Jumat 14 Agustus.

RelatedPosts

Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow

Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response

Indonesia Targets Chinese Steel Firm in Surprise Tax Raid

IRGS adalah cabang dari pasukan bersenjata Iran yang dinyatakan AS sebagai organisasi teroris asing.

“Barang sitaan ini kini berada di pihak AS,” sambung pernyataan Departemen Hukum AS tanpa menyebutkan detail lokasi maupun tanggal penyitaan.

AS mengenai Angkatan Laut Iran sempat berusaha mengambil kembali minyak yang disita, namun berakhir gagal. Saat ini belum diketahui pasti ada di mana empat kapal Iran tersebut, yang masing-masing bernama Bella, Bering, Pandi dan Luna.

Washington menyebut minyak yang hendak dikirim ke Venezuela itu merupakan bentuk pelanggaran terhadap sanksi ekonomi AS. Duta Besar Iran untuk Venezuela Hojat Soltani mengklaim keempat kapal maupun pemiliknya bukan berasal dari Iran.

“Penyitaan ini adalah perang psikologi yang dilakukan mesin propaganda AS,” tulis Soltani di Twitter.

Ketegangan antara Iran dan AS meningkat sejak Washington secara sepihak menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 sekitar dua tahun lalu. (ATN)

Tags: Amerika SerikatIran
No Result
View All Result

Terbaru

  • Limp Bizkit Names Malaysia as Its Only Asia Stop for 2026, Positioning Kuala Lumpur as Regional Rock Capital
  • Indonesia Targets Global Seafood Investment as Fishery Exports Reach US$6.27 Billion
  • Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow
  • Final Hours to Predict the 2026 World Cup Champion: Mansion Sports FC Offers IDR100 Million Prize
  • Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.