• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Aplikasi China WeChat Segera Menghilang di AS

by Redaksi Asiatoday
September 19, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Aplikasi China WeChat Segera Menghilang di AS

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan segera memblokir aplikasi WeChat mulai Minggu (20/9/2020) waktu setempat.

Atas pengumuman ini, para pengguna iPhone di Amerika Serikat ramai-ramai menginstal aplikasi tersebut.

Unduhan WeChat melonjak tajam bahkan aplikasi itu menjadi yang paling banyak diunduh ke-100 di AS pada hari Jumat (18/9/2020). Hal itu didasarkan pada data dari perusahaan analitik seluler SensorTower.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Padahal, aplikasi ini biasanya berada di peringkat antara 1.000 dan 1.500 sepanjang 2020. Peningkatan unduhan pada Jumat (18/0/2020) membawa aplikasi tersebut untuk pertama kalinya memasuki 500 unduhan teratas.

Hal ini terjadi setelah pemerintah AS menyatakan akan melarang WeChat, yang dijalankan oleh Tencent Holdings Ltd. China, dan aplikasi populer milik China lainnya, TikTok, dengan alasan masalah keamanan nasional.

Larangan tersebut dijadwalkan mulai berlaku mulai Minggu (20/9/2020) waktu setempat. Dengan demikian, para pengguna WeChat dan TikTok di AS tidak akan lagi dapat mengunduh aplikasi tersebut atau mengunduh pembaruannya.

Sebagai tambahan, WeChat akan mendapat masalah tambahan dari Pemerintah AS yang melarang perusahaan Amerika untuk menjalankan transaksi dan melakukan lalu lintas internet lewat aplikasi tersebut.

Dengan demikian, pengguna yang masih menggunakan aplikasi itu, kemungkinan akan mengalami perlambatan dan gangguan karena layanan teknologi pihak ketiga yang membuatnya tetap berjalan tidak akan berfungsi lagi.

“WeChat AS untuk semua tujuan praktis akan ditutup,” kata Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross, dikutip dari Bloomberg, Sabtu (19/9/2020).

Sementara itu, berdasarkan data SensorTower, peringkat TikTok sebagai aplikasi terpopuler keempat di toko iPhone tidak berubah setelah adanya pengumuman tersebut. Dengan begitu, TikTok tetap bertahan pada jajaran 15 besar aplikasi dengan unduhan terbanyak sepanjang 2020.

ByteDance Ltd. sebagai pemilik TikTok sejatinya sedang merundingkan kesepakatan untuk menyerahkan kendali atas operasi dan datanya di AS kepada Oracle Corp. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kekhawatiran AS bahwa data pengguna di negara mereka bsia jatuh ke tangan pemerintah China.

Pengecualian untuk TikTok, perusahaan ini masih dapat melakukan bisnis dengan perusahaan Amerika hingga 12 November. Artinya, aplikasi tersebut, kemungkinan akan terus berfungsi untuk pengguna hingga setelah pemilihan presiden 3 November. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaTikTokWechat
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.