• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AS Dukung India Boikot Produk China

by Redaksi Asiatoday
July 24, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia, India dan ASEAN Dalam Ancaman Komunis China

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Richard Pompeo dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo meminta India mengurangi ketergantungan terhadap barang-barang produk China. Pompeo menyampaikan itu berkaitan dengan ketegangan yang tengah terjadi antara AS dan China.

Melansir AFP, Pompeo menyebut India adalah mitra AS yang memiliki pandangan yang sama. Menurutnya, India saat ini sudah mendapat kepercayaan dari banyak negara, termasuk Amerika.

“India memiliki peluang untuk menarik rantai pasokan global dari China dan mengurangi ketergantungannya pada perusahaan-perusahaan China di bidang-bidang seperti telekomunikasi, pasokan medis, dan lainnya,” kata Pompeo dalam pertemuan Dewan Bisnis AS-India, Rabu (22/7).

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Pompeo memuji dan mendukung langkah India yang sejauh ini telah memblokir 59 aplikasi buatan China, termasuk TikTok. Menurut Pompeo, aplikasi itu memang memberi risiko keamanan yang serius bagi masyarakat India.

Dalam kesempatan yang sama, Perdana Menteri India Narendra Modi meminta perusahaan-perusahaan AS menanamkan investasi di negaranya. Dengan begitu, dia yakin perekonomian dunia akan tumbuh kembali di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Ketegangan antara AS dan China semakin meninggi sejak keduanya menyatakan perang dagang. Termutakhir, AS meminta China menutup konsulatnya di Houston.

Seperti halnya AS, India juga mulai bersitegang dengan China. Sempat terjadi kontak senjata di perbatasan pada 15 Juni lalu yang mana membuat 20 tentara India tewas. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaChina-IndiaIndia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.