• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AS Gagal Ciptakan Perdamaian, China Siap Jadi Juru Damai Israel-Palestina

by Redaksi Asiatoday
May 17, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Minta Amerika Tak Picu Perang Dingin dan Hentikan Kebohongan

Menteri Luar Negeri China Wang Yi. Ist

ASIATODAY.ID, BEIJING – China mengajukan diri sebagai juru damai untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

Pemerintah China bahkan mengundang para pihak dari Palestina dan Israel untuk berunding di Negeri Tirai Bambu.

“Kami menyambut para negosiator dari kedua belah pihak untuk melakukan dialog secara langsung di China,” kata Menteri Luar Negeri China Wang Yi saat memimpin pertemuan Dewan Keamanan PBB yang membahas situasi Palestina-Israel, Minggu (16/5/2021) waktu setempat.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Dikutip dari Reuters, Senin (17/5/2021) China akan bekerja sama lebih mendalam dengan Norwegia, Tunisia dan anggota DK-PBB lainnya dalam mengatasi krisis tersebut.

Setelah debat terbuka di DK-PBB, China, Norwegia dan Tunisia mengeluarkan pernyataan bersama mendesak penghentian permusuhan di Palestina dan Israel sesegera mungkin.

Ketiga negara tersebut menyatakan sangat prihatin pada situasi di Gaza yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dari kalangan masyarakat sipil, khususnya anak-anak.

“Kami meminta agar segera disudahi tindak kekerasan, provokasi, penghasutan, perusakan, dan rencana pengusiran. Kami juga prihatin atas kekerasan di Yerusalem Timur, khususnya di sekitar tempat suci, termasuk Masjidil Aqsa, dan mendesak agar status quo bersejarah di situs-situs suci tersebut tetap dihormati,” demikian pernyataan bersama ketiga negara anggota DK-PBB itu.

Sebelumnya, China secara terbuka menuduh Amerika Serikat (AS) mengabaikan penderitaan umat Islam di Palestina, setelah AS memblokir pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menangani konflik Israel-Palestina.

AS memblokir pertemuan yang semula dijadwalkan pada Jumat waktu setempat, meski terjadi pertumpahan darah yang semakin dalam. Namun, Washington dikabarkan setuju untuk memindahkan jadwal pertemuan ke Minggu.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying menuduh AS berusaha menghalangi Dewan Keamanan untuk berbicara tentang krisis tersebut. AS dikatakan berdiri di sisi yang berlawanan dari komunitas internasional.

“Apa yang kami rasakan, AS terus mengatakan bahwa mereka peduli dengan Hak Asasi Manusia (HAM) umat Islam. Namun, mereka mengabaikan penderitaan rakyat Palestina,” kata Hua.

Dia membandingkan keengganan AS di Dewan Keamanan PBB, dengan seruan agar China mengakhiri penindasan terhadap minoritas Muslim Uighur.

“AS harus menyadari bahwa kehidupan Muslim Palestina sama berharganya,” imbuh Hua.

AS sebagai sekutu utama Israel, telah membela serangan mematikan di negara Yahudi, yang dilakukan sebagai balasan atas tembakan roket dari Hamas sebagai penguasa Jalur Gaza.

Sebaliknya, AS selama ini melancarkan tuduhan terhadap China atas pelanggaran HAM terhadap Uighur. (ATN)

Tags: Al AqsaIsraelPalestinaYerusalem
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.