• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AS Sanksi 14 Anggota Kongres Rakyat China

by Redaksi Asiatoday
December 8, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Amerika Segera Hengkang dari WHO

Donald Trump. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Amerika Serikat (AS) resmi menjatuhkan sanksi terhadap 14 anggota Kongres Rakyat Nasional China, saat pemerintahan Trump meningkatkan tekanan pada Beijing atas tindakan kerasnya terhadap perbedaan pendapat soal Hong Kong.

Sebanyak 13 pria dan satu wanita yang menjadi sasaran pembekuan aset dan larangan perjalanan dan semuanya adalah wakil ketua komite tetap NPC.

NPC sendiri bertugas mengawasi pekerjaan badan legislatif.

RelatedPosts

Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network

OPEC+ Builds New Energy Alliance

Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order

Pengumuman tersebut mencerminkan taktik pemerintahan Trump yang secara bertahap menargetkan semakin banyak pejabat senior China dengan rezim sanksinya.

Ada beberapa perkiraan bahwa AS mungkin menargetkan salah satu pejabat paling senior China, anggota Komite Tetap Politbiro Li Zhanshu. Akan tetapi, dia tidak termasuk diantara target yang diumumkan kemarin.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Presiden Donald Trump untuk menekan Presiden Xi Jinping dan Partai Komunis yang berkuasa pada minggu-minggu terakhir masa jabatannya sebelum Presiden terpilih Joe Biden mengambil alih kekuasaan.

Biden mengatakan dia berharap untuk terus menekan Beijing terkait persoalan Hong Kong, tetapi dia tidak mungkin menggunakan sanksi sepihak sejauh yang dilakukan Trump.

Kemarin pagi waktu setempat, setelah berita tentang sanksi menyebar, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan Beijing akan mengambil tindakan balasan jika AS terus menempuh “jalan yang salah”.

“Jika laporan itu benar, saya yakin Anda bisa membayangkan posisi China,” kata Hua seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (8/12/2020).

Dikatakan, pihaknya dengan tegas menentang dan mengutuk keras campur tangan AS dalam urusan internal China dan sanksi terhadap personel China dengan dalih Hong Kong.

“Kami telah mengungkapkan posisi kami kepada pihak AS berkali-kali dan membuat tanggapan yang sah dan perlu,” tandasnya. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaDonald TrumpXi Jinping
No Result
View All Result

Terbaru

  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.