ASIATODAY.ID, RIYADH – Para pemimpin Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan Dewan Kerja Sama untuk Negara Arab di Kawasan Teluk atau Gulf Cooperation Council (GCC) mengeluarkan pernyataan bersama yang menyerukan semua pihak yang terlibat dalam konflik Gaza untuk menerapkan gencatan senjata permanen.
ASEAN dan GCC juga mengutuk serangan terhadap warga sipil di daerah kantong Palestina tersebut.
Para pemimpin ASEAN dan GCC yang mengadakan pertemuan pertama di Riyadh, Arab Saudi, Jumat (20/10/2023), juga menyerukan pengiriman bantuan kemanusiaan, pasokan bantuan, dan kebutuhan serta layanan penting lainnya yang sangat dibutuhkan ke Gaza.
Dalam pernyataannya, para pemimpin ASEAN dan GCC mendesak pihak-pihak yang berkonflik untuk melindungi warga sipil, menahan diri untuk tidak menjadikan mereka sasaran, dan mematuhi hukum humaniter internasional, khususnya prinsip-prinsip dan ketentuan Konvensi Jenewa mengenai perlindungan warga sipil di masa perang.
Pernyataan tersebut menyerukan, pembebasan segera dan tanpa syarat terhadap para sandera dan tahanan sipil, terutama perempuan, anak-anak, orang sakit dan orang tua, dan mendesak semua pihak untuk berupaya mencapai solusi damai terhadap konflik tersebut.
Para pemimpin kedua blok regional juga menyatakan dukungan mereka untuk menghidupkan kembali proses perdamaian Timur Tengah, dan menyelesaikan konflik antara Israel dan negara tetangganya sesuai dengan hukum internasional.
Para pemimpin kawasan juga menyepakati kerangka kerja sama 2024-2028 , yang bertujuan untuk lebih memperkuat kemitraan dan kerja sama guna mewujudkan potensi tumbuhnya kerja sama kedua belah pihak.
Dalam pidato pembukaan KTT ASEAN-GCC I kemarin, putra mahkota Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman sebelumnya menegaskan kembali dukungan negaranya terhadap upaya mencapai solusi yang adil bagi perjuangan Palestina.
Putra mahkota juga mengatakan, dia sedih dengan meningkatnya kekerasan di Gaza, yang harus ditanggung oleh orang-orang yang tidak bersalah, dan dengan tegas menolak penargetan warga sipil.
Mohammed bin Salman juga mengatakan bahwa Arab Saudi berupaya memperkuat hubungan dengan negara-negara ASEAN di semua bidang.
Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dalam pernyataan pembukaannya juga menyerukan diakhirinya kekerasan di Gaza sesuai dengan hukum internasional.
GCC terdiri dari Arab Saudi, Oman, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan UEA, sedangkan blok ASEAN terdiri dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Filipina. (AT Network)
Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News
