• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 3, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

Asia Timur Jangan Memicu Konflik di Indo Pasifik

by Redaksi Asiatoday
November 13, 2022
in Forum
Reading Time: 1 min read
A A
0
Asia Timur Jangan Memicu Konflik di Indo Pasifik

Presiden Jokowi saat berbicara di KTT ASEAN di Phnom Penh, Kamboja. Foto: BPMI Setpres

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa selama 5 dekade terakhir, ASEAN berupaya memelihara stabilitas dan perdamaian di kawasan sehingga harus terus dilanjutkan.

“Negara di Asia Timur harus memperkokoh fondasi perdamaian di Indo-Pasifik, bukan justru menabur benih permusuhan apalagi menabuh genderang perang. Indo-Pasifik jangan hanya dilihat dari perspektif sempit politik keamanan, namun potensi kerja sama ekonominya,” kata Jokowi saat berbicara di KTT Ke-17 Asia Timur di Hotel Sokha Phnom Penh, Minggu (13/11/2022) dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (13/11/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan tiga usulan yang dapat diterapkan dalam KTT Asia Timur.

RelatedPosts

Bank Jakarta and IDX Push Quality-Driven Transformation Amid Economic Uncertainty

Indonesia Uses Nickel Dominance to Court South Korean Investment in Global EV Supply Chain

Southeast Asia Faces Refugee Crisis as Aid Shrinks and Human Trafficking Risks Surge

Pertama, perkokoh semangat dan paradigma untuk kolaborasi. Negara Asia Timur harus dapat mewadahi rasa saling percaya antarnegara.

“Budaya kerja sama harus diperkuat untuk atasi berbagai tantangan di kawasan. Untuk itu saya ajak kita perkuat kerja sama konkret, sejalan dengan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific. Saya mengundang negara-negara Asia Timur untuk berpartisipasi dalam Indo-Pacific Infrastructure Forum tahun depan di Indonesia,” ujarnya.

Kedua, negara Asia Timur harus menghomarti rules of the game dalam hubungan antarnegara. Piagam PBB dan instrumen hukum internasional seperti UNCLOS harus ditegakkan secara konsisten.

Ketiga adalah menciptakan arsitektur kawasan yang inklusif.

“Arsitektur kawasan yang inklusif akan menjadi fondasi kuat kerja sama yang menguntungkan semua pihak. Indo-Pasifik harus menjadi kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera,” pungkas Jokowi. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Indo PasifikKTT ASEAN
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Boosts Agricultural Trade with 14,000-Ton Palm Feed Export to New Zealand
  • American Pilot Killed in Papua Attack as Indonesian Military Hands Body to Family
  • ADB Bets on Global Business Titans to Solve Asia’s Biggest Challenges
  • Jakarta World FolkFest 2026 Puts Indonesia’s Cultural Diplomacy on the Global Stage
  • Indonesia Brings Smart Farming to the Global Stage at FAO
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.