• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Bali Kapalkan 10 Ton Kakao Fermentasi ke Jepang

by Redaksi Asiatoday
August 21, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bali Kapalkan 10 Ton Kakao Fermentasi ke Jepang

Gubenur Bali I Wayan Koster saat melepas ekspor Kakao fermentasi ke Jepang. Ist

ASIATODAY.ID, BALI – Industri Kakao fermentasi di Bali kian diterima di pasar ekspor.

Yang terbaru, 10 ton Kakao fermentasi produksi Jembrana diekspor ke Osaka Jepang, Kamis (20/8/2020).

Ditargetkan, pengolahan Kakao fermentasi di Jembrana mencapai 1.000 ton dan untuk kebutuhan pasar ekspor sebanyak 600 ton.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

“Produksi Kakao di Bali cukup menggembirakan. Tahun ini saja, total produksi Kakao di Bali mencapai 4.849 ton,” terang Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Ida Bagus Wisnuardhana, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (21/8/2020).

Saat ini biji Kakao asal Jembrana memiliki harga yang spesifik, berkisar Rp58.000 hingga Rp60.000 per kilogram dan ini merupakan harga Kakao fermentasi termahal di Indonesia.

Selain Kakao, Jembrana juga memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan komoditas perkebunan seperti kelapa, cengkeh dan vanili.

“Jembrana memiliki luasan kebun Kakao terbesar di Bali mencapai 43,25 persen sekaligus merupakan kabupaten yang memiliki konsen untuk mewujudkan Kakao fermentasi,” jelasnya.

Gubenur Bali I Wayan Koster mengapresiasi ekspor biji Kakao fermentasi Bali.

Untuk menjaga potensi Kakao agar tetap lestari dan memberikan manfaat secara ekonomi kepada petani, Pemerintah mengalokasikan bantuan tanaman Kakao sebanyak 100.000 pohon dengan luas 100 heltare yang disebarkan  sebanyak 10.000 pohon kepada Subak Abian Dwi Mekar, Desa Poh Santen.

Kemudian, bantuan alat pascapanen Kakao yang berlokasi di Unit Pengolahan Hasil Amerta Urip, Subak Abian Dwi Mekar, Desa Poh Santen berupa bangunan pengolah hasil, unit pengering solar drayer, dan kotak fermentasi serta timbangan duduk. (ATN)

Tags: BaliEkspor IndonesiaEkspor KakaoEkspor PertanianIndustri KakaoKerjasama Indonesia-Jepang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.