• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Bangun IKN, Jokowi Gandeng Sheikh Mohammed bin Zayed, Tony Blair, dan Masayoshi Son

by Redaksi Asiatoday
January 17, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bangun IKN, Jokowi Gandeng Sheikh Mohammed bin Zayed, Tony Blair, dan Masayoshi Son

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menggandeng sejumlah tokoh dunia sebagai dewan pengarah pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru Indonesia. Jokowi mengatakan hal itu dilakukan demi membangun kepercayaan investor global.

“Tadi saya sampaikan bahwa yang ingin kita bangun adalah trust (kepercayaan), membangun trust. Beliau-beliau ini memiliki pengalaman yang baik di bidang pembangunan kota,” kata Jokowi di Ritz-Carlton, Pasific Place, Jakarta, Kamis, sebagaimana keterangan tertulis setkab, Jumat (17/01/2020).

Tokoh-tokoh yang dilibatkan Jokowi dalam membangun ibu kota baru diantaranya, Putra Mahkota Abu Dhabi Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Zayed, Perdana Menteri Inggris Tony Blair, dan CEO Softbank Masayoshi Son.

RelatedPosts

Indonesia Joins Global AI Alliance

Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network

OPEC+ Builds New Energy Alliance

Menurut Jokowi, tokoh-tokoh tersebut memiliki rekam jejak dan kemampuan pemanfaatan teknologi dalam bidang pembangunan kota.

“Kemudian Bapak Tony Blair juga sama, mempunyai reputasi yang baik di bidang pemerintahan. Saya kira memang yang ingin kita bangun trust internasional pada apa yang ingin kita kerjakan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) menjadi dewan pengarah dalam membangun ibu kota baru negara di Kalimantan Timur. Lokasi calon ibu kota baru berada di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan di sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Kontur lokasi ibu kota baru berbukit-bukit karena merupakan bekas hutan tanaman industri seluas 256 ribu hektare dengan kawasan inti seluas 56 ribu hektare. Nantinya ibu kota baru akan terbagi menjadi sejumlah klaster yaitu klaster pemerintahan seluas 5.600 hektare, klaster kesehatan, klaster pendidikan, serta klaster riset dan teknologi.

Pembangunan ibu kota baru ini akan menyerap dana sekitar Rp466 triliun. Dari jumlah itu, porsi APBN mencapai Rp89,4 triliun atau sebesar 19,2 persen. Sisanya, mengandalkan KPBU sebesar Rp253,4 triliun atau 54,5 persen, swasta termasuk BUMN sebesar Rp123,2 triliun atau 26,4 persen. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Ibukota Baru IndonesiaMasayoahi SonPresiden JokowiSheikh Mohammed Bin ZayedTony Blair
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.