• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Bangun Kawasan Ekowisata, Kobar Gandeng Korea Selatan

by Redaksi Asiatoday
July 19, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Bangun Kawasan Ekowisata, Kobar Gandeng Korea Selatan

Orangutan Green Tours di Kotawiringin Barat. Foto : Doc

ASIATODAY.ID, KOTAWARINGIN BARAT – Pemerintah Kotawaringin Barat (Kobar) bekerja sama dengan pemerintah otonom Provinsi Jeju, Korea Selatan, segera membangun pusat pengembangan pariwisata ramah lingkungan berbasis masyarakat atau ekowisata di Kecamatan Kumai.

Tahap awal, ground breaking pembangunan kawasan ekowisata itu sudah dilakukan langsung oleh Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah.

“Kita sangat menyambut baik pembangunan kawasan ekowisata ini apalagi tujuannya memberikan pengetahuan, keterampilan, peningkatan kewirausahaan pariwisata berkelanjutan atau ramah lingkungan yang berbasis masyarakat. Terutama sasaran kita kaum perempuan dan juga generasi milenial,” kata Nurhidayah saat ground breaking, Jumat (19/7/2019).

RelatedPosts

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

IPB Expert: Nickel Mining in Halmahera Threatens Marine Ecosystems and Coastal Livelihoods

Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives

Menurut Bupati, Kecamatan Kumai dipilih karena daerah itu menjadi magnet wisatawan lokal maupun asing selama ini. “Harapannya dengan kerja sama ini produk lokal Kobar, seperti kopi, dapat dikenal secara nasional dan internasional,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Biro Kebudayaan, Olahraga dan Kerjasama Internasional dari Provinsi Jeju, Kore Selatan, Sang Bum Cho menyampaikan, tujuan pembangunan untuk mengajak masyarakat menyelamatkan hutan hujan tropis, serta menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.

Menurut dia, hutan hujan tropis yang ada ini menjadi harta karun bagi umat manusia, sehingga harus dijaga bersama-sama. “Hal ini menjadi alasan bagi kami menjalin persahabatan dengan Pemerintah Kobar. Target ke depan, dapat membantu menyelamatkan hutan hujan tropis yang sangat penting bagi umat manusia,” tandasnya. (Lis/AT)

,’;\;\’\’
Tags: Asia TerkiniEkowisataGreen TourismHutan HujanKorea SelatanTropisWisata Konservasi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition
  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.