• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Bank DBS Kucurkan USD4,86 Miliar Pendanaan Hijau di Asia Pasifik

by Redaksi Asiatoday
January 17, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Aturan Perpajakan dan Neraca Perdagangan Membantu Meningkatkan Ketahanan Indonesia

DBS Group Research. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – DBS Bank Ltd., (DBS) menempati peringkat teratas dalam daftar lembaga keuangan penyedia pinjaman sindikasi Asia Pasifik (kecuali Jepang) Debtwire untuk peran mereka sebagai Mandated Lead Arranger (Pemimpin Sindikasi) Ramah Lingkungan dan Berwawasan Berkelanjutan sepanjang 2021.

Ini merupakan tahun kedua berturut-turut DBS menempati peringkat teratas.

Menurut daftar tersebut, selama periode ini DBS memberikan pinjaman sindikasi ramah lingkungan dan pinjaman sindikasi untuk kegiatan usaha dengan dampak sosial dan lingkungan dan pinjaman sindikasi bernilai rendah (club loan) senilai USD4,86 miliar melalui 40 kesepakatan untuk membiayai peluncuran strategi ramah lingkungan dan transisi, seperti, promosi proyek energi terbarukan, bangunan ramah lingkungan, dan langkah-langkah dekarbonisasi.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Nilai ini hampir dua kali lipat angka tahun 2020, yang sebesar USD2,53 miliar melalui 16 kesepakatan. Proyek-proyek yang didanai bertujuan untuk menangani bidang-bidang utama yang menjadi masalah lingkungan, seperti, perubahan iklim, penipisan sumber daya alam dan hilangnya keanekaragaman hayati, dan lain-lain.

Sebagai contoh, untuk memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi transportasi menuju masa depan mobilitas rendah karbon, DBS menyediakan Toyota Financial Services Singapore (TFSSG), anak usaha lembaga layanan keuangan Toyota Motor Corporation (Toyota), dengan pinjaman transisi senilai 150 juta dolar Singapura untuk meningkatkan penjualan Kendaraan Listrik di Singapura.

Di Hongkong, bank juga memberikan pinjaman untuk kegiatan berdampak sosial dan lingkungan senilai HK$348 juta kepada Kwoon Chung Bus Holdings Limited. Ini pinjaman berkelanjutan pertama bagi perusahaan untuk mendukung upaya mereka memastikan tidak kurang dari 70% armada bus mereka akan lebih ramah lingkungan dalam lima tahun ke depan.

Di China, DBS menandatangani kontrak pembiayaan rantai pasokan ramah lingkungan senilai RMB500 juta dengan Huaneng Tiancheng Financial Leasing Co. Ltd. untuk menyediakan layanan sewa pembiayaan untuk proyek-proyek energi terbarukan guna memfasilitasi sektor energi bersih di China.

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa DBS, sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan positif, berkomitmen untuk membantu perusahaan menghasilkan nilai jangka panjang dengan berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB. Sebagai salah satu penyedia modal terbesar di dunia, bank bertanggung jawab untuk memastikan bahwa modal disalurkan untuk mendorong tujuan keberlanjutan,” kata Yulanda Chung, Head of Sustainability, Perbankan Kelembagaan DBS, Senin (17/1/2022).

Untuk lebih mendorong kemajuan keberlanjutan, DBS mendukung peningkatan pembiayaan transisi dan mendukung para klien dalam mengadopsi solusi tambahan namun penting untuk mengurangi jejak karbon mereka–semua diperlukan untuk memperluas dan memperdalam pasar.

Pada tahun lalu, DBS meningkatkan target keuangan berkelanjutan menjadi 50 miliar dolar Singapura hingga 2024, mempercepat agenda keberlanjutannya untuk membantu pelanggan memasukkan praktik bisnis berkelanjutan ke dalam strategi bisnis mereka secara keseluruhan. DBS juga telah berkomitmen untuk memastikan nol emisi karbon dari seluruh kegiatan operasional bank pada 2022 dan terus mengurangi jejak karbon bank sembari memajukan agenda pengadaan berkelanjutan.

Berikut Daftar Lembaga Keuangan Penyedia Pinjaman Sindikasi Asia-Pasifik (kecuali Jepang) Debtwire untuk 2021: Lead Mandated Arranger (Pemimpin Sindikasi) Ramah Lingkungan dan Berwawasan Berkelanjutan;

  1. DBS senilai USD4.861
  2. ANZ senilai USD4.729
  3. Sumitomo Mitsui Banking Corp senilai USD4.599
  4. HSBC senilai USD4,415
  5. Mizuho Bank senilai USD4.089
  6. National Australia Bank senilai USD3.480
  7. Oversea-Chinese Banking Corp senilai USD3.190
  8. United Overseas Bank senilai USD2.720
  9. Bank of China senilai USD2.712
  10. MUFG senilai USD2.521. (ATN)

 

Tags: Bank DBSGreen AsiaGreen FinancingPerubahan IklimSustainable Development Goals
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.