• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Bank Sentral China Dukung Hong Kong sebagai Pusat Keuangan Global

by Redaksi Asiatoday
June 5, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Industri Pariwisata Hong Kong Memburuk, Kunjungan Wisman Anjlok 40%

Properti di Hong Kong. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Bank Sentral China menegaskan dukungannya terhadap peran Hong Kong sebagai pusat keuangan internasional.

Melalui pernyataan yang diunggah pada Kamis (4/6/2020), People’s Bank of China (PBOC) juga mengatakan mendukung langkah pemerintah Beijing untuk memberlakukan Undang-Undang Keamanan Nasional di bekas koloni Inggris tersebut.

“People’s Bank of China akan berupaya menjaga stabilitas serta kemakmuran ekonomi dan finansial Hong Kong,” demikian pernyataan dalam situs web resmi otoritas moneter China ini, melansir Bloomberg, Jumat (5/6/2020).

RelatedPosts

Indonesia Deepens Asia Trade Push

Indonesia Business Confidence Under Pressure

Indonesia–Switzerland Alliance Targets Global Mineral Supply Chain Transformation

PBOC mengatakan pihaknya dengan tegas mendukung undang-undang itu, yang akan melindungi keamanan nasional di Hong Kong.

Regulator perbankan dan asuransi China mengeluarkan pernyataan serupa, dengan mengatakan bahwa segala tindakan yang mengganggu kemakmuran dan stabilitas keuangan Hong Kong akan bertentangan dengan kepentingan semua lembaga keuangan asing, termasuk dari Amerika Serikat.

Sementara itu, Komisi Pengaturan Perbankan dan Asuransi China menyatakan belum melihat adanya arus modal keluar yang abnormal dari Hong Kong.

Hong Kong tengah terhimpit di antara eskalasi hubungan Amerika Serikat dan China dalam beberapa pekan terakhir.

Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengambil tindakan yang dapat membahayakan status pusat keuangan kota ini setelah Beijing meloloskan UU tersebut. (ATN)

Tags: ChinaHong KongPeople’s Bank of China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Deepens Asia Trade Push
  • Indonesia Business Confidence Under Pressure
  • Indonesia–Switzerland Alliance Targets Global Mineral Supply Chain Transformation
  • INPEX Advances Indonesia’s Energy Future with Abadi Masela LNG Partnership
  • Indonesia Launches US$20.9 Billion Abadi LNG Megaproject
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.