• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 8, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Batang Kapalkan 25 Ton Bawang Putih ke Taiwan

by Redaksi Asiatoday
September 29, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Batang Kapalkan 25 Ton Bawang Putih ke Taiwan

Komoditas Bawang Putih. Dok

ASIATODAY.ID, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah tengah berpacu memenuhi permintaan komoditi Bawang Putih dari Taiwan yang mencapai 100 ton.

Bupati Batang, Wihaji mengatakan, sejauh ini pihaknya baru mengekspor sebanyak 25 ton.

Untuk memenuhi permintaan tersebut, kegiatan budidaya Bawang Putih terus dipacu oleh para kelompok tani di daerah itu.

RelatedPosts

Indonesia’s SEZ Expansion Opens USD 52 Billion Investment Pipeline

Indonesia Launches Forestry Carbon Hub, Unlocking a US$300 Million Market for Global Climate Investors

INNOPROM 2026: Indonesia Targets Russian Investment, Technology Transfer

Menurut Wihaji, produk bawang putih asal Kecamatan Bawang memiliki kandungan dan khasiat untuk obat herbal yang dibutuhkan oleh Taiwan.

“Ekspor bawang putih yang dilakukan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) bukan untuk konsumsi sayuran melainkan untuk herbal di Taiwan. Ini sebuah paradoks, di saat pemerintah pusat mengimpor bawang putih, kita malah mengekspornya ke Taiwan,” kata Wihaji, saat dihubungi Senin (28/9/2020).

Menurut Wihaji, komoditas bawang putih jenis lumbu hijau memang menjadi unggulan di daerahnya.

“Komoditas ini akan terus kita ekspor karena Taiwan masih membutuhkan dalam jumlah banyak,” jelasnya.

Potensi pengembangan Bawang Putih di Kabupaten Batang saat ini mencapai 1.000 hektare yang tersebar di Kecamatan Bawang, Blado, dan Reban. Program pengembangan bawang putih merupakan program Kementerian Pertanian sejak tahun 2018.

Produktivitas Bawang Putih asal Kabupaten Batang sudah sesuai target nasional yaitu 6 ton per hektare. Produktivitas bawang putih saat ini mencapai 14 ton per hektare, untuk penanaman di atas 900 mdpl dan produktivitas 8 ton per hektare untuk penanaman 800 mdpl. (ATN)

Tags: Ekspor IndonesiaEkspor PertanianKerjasama Indonesia-Taiwan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s SEZ Expansion Opens USD 52 Billion Investment Pipeline
  • Indonesia Unlocks First Verra Forest Carbon Credits
  • Indonesia Pushes to Reshape Global Economic Rules at G20
  • Prabowo and Modi Seal 16 Landmark Agreements, Deepening Indonesia–India Strategic Partnership
  • South Korea Launches Youth Diplomacy Initiative Ahead of First Korea–Central Asia Summit
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.