• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

BENCANA IKLIM: Hampir 1000 Warga di Pakistan Tewas akibat Banjir

by Redaksi Asiatoday
August 26, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
BENCANA IKLIM: Hampir 1000 Warga di Pakistan Tewas akibat Banjir 1

Banjir menerjang Kota Karachi, Pakistan, Senin (11/7/2022). Ist

ASIATODAY.ID, ISLAMABAD – Bencana iklim kini sedang melanda negeri Pakistan.

Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif meminta bantuan internasional untuk menangani kerusakan akibat banjir yang mematikan di negara tersebut. Permintaannya itu datang di tengah hujan lebat yang terus melanda Pakistan, meningkatkan jumlah korban tewas secara keseluruhan sebanyak 937 orang sejak pertengahan Juni.

Sharif mengatakan dia bertemu dengan diplomat asing di ibu kota, Islamabad, tentang kerusakan yang disebabkan oleh banjir.

RelatedPosts

Indonesia Leads Southeast Asia’s Push for Deep-Sea Research Independence

Australia and Indonesia Lead Regional Ocean Conservation Initiative

Indonesia Lawmakers Demand Action on Freeport Tailings

“Hujan yang sedang berlangsung telah menyebabkan kehancuran di seluruh negeri. Terima kasih kepada negara dan kelompok lain atas dukungan mereka. Bersama-sama kita akan membangun kembali dengan lebih baik,”katanya di twitter dilansir dari The New Arab, Jumat (26/8/2022).

Banjir akibat hujan, gletser yang mencair, dan hujan deras mempengaruhi lebih dari 3 juta orang. Bencana ini telah merusak 170.000 rumah, menghanyutkan jalan dan menghancurkan hampir 150 jembatan, menurut Otoritas Manajemen Bencana Nasional.

Meskipun air banjir telah surut di beberapa daerah, situasi memburuk di provinsi Sindh, di mana petugas penyelamat menggunakan perahu untuk mengevakuasi orang-orang yang terdampar.

Saat ini, ribuan orang yang terkena dampak banjir tinggal di rumah dan tenda darurat. Krisis tersebut memaksa pemerintah Sharif untuk mengumumkan keadaan darurat.

Sebuah pernyataan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Kamis mengatakan telah mengalokasikan Rp 44 miliar untuk badan-badan bantuan PBB dan mitranya di Pakistan untuk menanggapi banjir.

“Ini akan digunakan untuk layanan kesehatan, gizi, ketahanan pangan, dan air dan sanitasi di daerah yang terkena dampak banjir, dengan fokus pada yang paling rentan,” katanya.

Hujan muson di Pakistan biasanya dimulai pada bulan Juli. Tapi tahun ini, hujan lebat mulai melanda negara itu pada Juni dan memicu banjir. Para ilmuwan mengatakan perubahan iklim adalah faktor utama di balik cuaca buruk yang luar biasa, yang telah membuat hidup sengsara bagi jutaan orang.

Menurut Menteri Perubahan Iklim Sherry Rehman, saat ini tantangan sebenarnya adalah menyelamatkan nyawa dan mengatur tenda dan makanan untuk para tunawisma.

“Ini adalah bencana kemanusiaan dengan proporsi besar, ribuan tanpa tempat tinggal, banyak yang tanpa makanan dan orang-orang terdampar,” kata Rehman.

“Kita perlu bertanya bukan hanya kepada provinsi dan Islamabad, itu di luar kapasitas satu pemerintahan untuk merehabilitasi dan bahkan mengelola penyelamatan dan bantuan,” tambahnya. (ATN)

Tags: Asia DisasterBencana iklimPakistanPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Targets Global Halal Economy Leadership as Islamic Markets Expand
  • Asia’s Green Transition Gets $163 Billion Climate Finance Boost
  • Australia–Indonesia Deepen Economic Integration Through Katalis 2.0
  • Indonesia Boosts Energy Security With 45,900 Tons of LPG From US
  • Hormuz Crisis Threatens Asia’s Energy Security as UN Urges US-Iran De-escalation
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.