• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Bertemu Ketua DPR, APNI Minta Larangan Ekspor Bijih Nikel Dibatalkan

by Redaksi Asiatoday
June 8, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Larang Ekspor Nikel, Pengusaha Rugi Rp50 Triliun

Pengapalan bijih Nikel untuk di ekspor. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Puluhan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menemui Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) untuk mengadukan rencana Pemerintah Indonesia menghentikan ekspor bijih nikel.

Pasalnya, rencana yang digaungkan oleh Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan itu, dinilai tidak adil bagi pelaku usaha nasional.

Merespon hal itu, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan akan mendorong Komisi VII dan XI untuk menindaklanjuti pengaduan APNI tersebut.

RelatedPosts

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

Indonesia’s $2.5 Billion Nickel Bet Faces Global ESG Test as Investment Boom Accelerates

Trois Films and South Korea’s JJan E&M Forge Strategic Partnership in Film Industry

Bamsoet yang didampingi anggota DPR Maruarar Sirait dan Mokhamad Misbakhun meminta para pengusaha APNI mempersiapkan data-data yang diperlukan agar DPR bisa menindaklanjuti aduan itu.

“Rabu pekan depan kita undang lagi. Apalagi, seperti yang disampaikan para pengusaha tadi bahwa ada kehilangan pendapatan negara yang cukup besar akibat kebijakan yang tumpang tindih,” terangnya, Kamis (29/8/2019).

Menurut Bamsoet, pengusaha nasional harus tetap mendapat dukungan dalam mengelola sumber daya alam, sehingga pengaduan itu akan ditindaklnjuti sesegera mungkin.

“Saya mendorong Komisi VII dan XI menindaklanjuti pengaduan ini,” katanya.

Turut hadir pada pertemuan itu Sekretaris Umum APNI Meidy Katrin Lengkey, Wakil Ketua APNI Antonius Setyadi, Kepala Biro Hukum APNI Firdaus dan sejumlah pengusaha lainnya.

Meidy menerangkan, para pengusaha APNI resah terkait rencana kebijakan pemerintah yang akan mempercepat larangan ekspor bijih nikel.

Para pengusaha tambang nikel lokal mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Dengan berpatokan pada regulasi tersebut, APNI menyebutkan bahwa para anggotanya yang merupakan para pengusaha pertambangan nikel tengah membangun pabrik pemurnian atau smelter. Saat ini, anggotanya tengah gencar-gencarnya membangun smelter untuk mematuhi regulasi dari pemerintah pusat itu.

“Dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah tersebut, saat ini pelaku usaha pertambangan nikel nasional sedang berlomba-lomba membangun pabrik pemurnian nikel (Smelter), akan tetapi rata-rata hingga bulan Agustus 2019 ini baru mencapai progres 30 persen,” kata Meidy.

“Jika Pemerintah mengeluarkan kebijakan akan menghentikan ekspor bijih nikel saat ini, maka dipastikan bahwa pembagunan 31 smelter tersebut akan terhenti tidak bisa dilanjutkan lagi karena kehabisan sumber pembiayaannya yang selama ini diperoleh dari hasil ekspor,” tandasnya. (AT Network)

Tags: Ekspor MineralEkspor NickelLarangan Ekspor NikelSmelter FeronikelTambang Nikel
No Result
View All Result

Terbaru

  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • ASEAN, Russia Agree to Deepen Economic Cooperation Amid Global Uncertainty
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.