• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Brutalnya Israel, Hancurkan Satu Desa di Palestina

by Redaksi Asiatoday
August 28, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Brutalnya Israel, Hancurkan Satu Desa di Palestina

Militer Israel berswafoto usai menghancurkan pemukiman warga Palestina. Foto: eye on Palestina

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Aksi brutal kembali dipertontonkan Israel.

Sebuah desa di Palestina, tepatnya Desa Badui Al-Araqeeb di Negev dihancurkan pada Kamis (27/8/2020) waktu setempat. Seluruh rumah warga rata dengan tanah.

Walau tertindas, penduduk desa sudah terbiasa mendapat perlakuan keji dari Israel, mengingat putaran pertama kehancuran terjadi pada Juli 2010 silam.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Setiap kali penduduk Al-Araqeeb membangun kembali tenda dan rumah kecil mereka, pasukan pendudukan kembali datang untuk menghancurkannya, bahkan terkadang beberapa kali dalam sebulan.

Melansir Middleeast, Jumat (28/8/2020), pembongkaran hari ini adalah yang keenam kalinya di tahun 2020.

Menurut Gulf News , Israel tidak hanya menghancurkan desa itu berkali-kali karena melanggar hukum internasional, tetapi juga mengirimkan tagihan kepada para tunawisma yang mengharapkan mereka untuk menutupi biaya kehancuran yang dilakukan oleh tentara Israel.

Terletak di gurun Negev (Naqab), desa ini adalah salah satu dari 51 desa Arab yang ‘tidak dikenal’ di daerah tersebut, yang dihuni lebih dari 20 keluarga Palestina. Desa itu dibangun dari kayu, plastik, dan besi secara gotong royong.

Penghancuran Israel atas Al-Araqeeb dilakukan dalam upaya untuk memaksa penduduk Badui pindah ke kota-kota yang dikategorikan oleh pemerintah.

Meskipun penduduk desa memiliki akta tanah dan tanda terima pajak yang dibayar, otoritas Israel menolak untuk mengakuinya dan terus menundukkan mereka pada ancaman pengusiran dan pembongkaran rumah, serta dicabut layanan apapun dari pemerintah Israel. (ATN)

Tags: IsraelPalestina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.