• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

BSN Rumuskan Standar Ilmiah Pengukuran Emisi Gas Rumah Kaca

by Redaksi Asiatoday
August 8, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
BSN Rumuskan Standar Ilmiah Pengukuran Emisi Gas Rumah Kaca

Emisi karbon yang bersumber dari pembangkit batubara. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Badan Standardisasi Nasional (BSN) menetapkan seri SNI ISO 14064 mengenai Gas Rumah Kaca sebagai pedoman untuk mengukur, memantau, melaporkan, dan memverifikasi emisi gas rumah kaca (GRK).

“Pengukuran akan kualitas udara dan perubahan iklim sudah seharusnya berdasarkan pada suatu standar sehingga didapatkan data yang valid dan ilmiah,” kata Kepala BSN Bambang Prasetya dalam keterangan tertulis, Kamis (8/8/2019).

BSN sebagai Sekretariat Komite Akreditasi Nasional (KAN) dapat mengakreditasi organisasi atau badan pihak ketiga yang mengimplementasikan ISO/IEC 14065:2013, SNI ISO 14064-3:2009, dan ISO 14066:2011 untuk memvalidasi dan memverifikasi gas rumah kaca.

RelatedPosts

Indonesia Leads Southeast Asia’s Push for Deep-Sea Research Independence

Australia and Indonesia Lead Regional Ocean Conservation Initiative

Indonesia Lawmakers Demand Action on Freeport Tailings

Laboratorium Standar Nasional Satuan Ukuran (SNSU) BSN telah mengembangkan standar pengukuran nasional terkait dengan sifat fisik atmosfer seperti suhu, kelembaban, dan kecepatan angin. Selain itu, juga pengukuran sifat kimia atmosfer seperti konsentrasi gas di udara ambien dan gas rumah kaca.

Deputi SNSU BSN Hastori menuturkan standar-standar terkait metrologi fisika dan kimia yang telah dikembangkan oleh SNSU BSN dapat langsung mendukung laboratorium atau stasiun pemantauan kualitas udara dan gas rumah kaca di Indonesia dalam memperoleh hasil pengukurannya telah tertelusur ke unit Sistem Internasional.

Pembuatan kebijakan terkait pengendalian kualitas udara dan mitigasi perubahan iklim oleh pemerintah harus didukung data kondisi udara atmosfer yang valid dan akurat.

“Metrologi sebagai pengukuran sains memiliki peran penting untuk memastikan validitas hasil pengukuran dengan membandingkannya pada standar pengukuran yang dapat tertelusur ke Unit Sistem Internasional,” ujar Hastori.

Dalam waktu dekat, BSN juga akan membentuk Komisi Teknis (Komtek) terkait Perumusan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk ruang lingkup Analisa Gas dalam upaya menjamin ketertelusuran pengukuran gas di Indonesia. (Lis)

,’;\;\’\’
Tags: Gas Rumah Kaca
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Targets Global Halal Economy Leadership as Islamic Markets Expand
  • Asia’s Green Transition Gets $163 Billion Climate Finance Boost
  • Australia–Indonesia Deepen Economic Integration Through Katalis 2.0
  • Indonesia Boosts Energy Security With 45,900 Tons of LPG From US
  • Hormuz Crisis Threatens Asia’s Energy Security as UN Urges US-Iran De-escalation
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.