• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Buka Konsulat di Guam Pasifik, Hubungan Taiwan-Amerika Kian Erat

by Redaksi Asiatoday
July 4, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Buka Konsulat di Guam Pasifik, Hubungan Taiwan-Amerika Kian Erat

Pacific Island Club Guam. Ist

ASIATODAY.ID, TAIPEI – Hubungan antara Taiwan dan Amerika Serikat (AS) kian erat setelah Taiwan membuka kembali konsulat de facto mereka di Guam, sebuah pulau milik Amerika Serikat di perairan Pasifik.

Kantor Ekonomi dan Kebudayaan Taipei (TECO) di Guam sempat ditutup pada 2017 karena masalah anggaran.

Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) mengatakan pembukaan kembali TECO di Guam merupakan respons atas hubungan Taiwan-AS yang lebih dekat. Selain itu, ini menunjukkan kepentingan strategis keduanya di kawasan Pasifik.

RelatedPosts

Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order

Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

“Membangun kembali TECO di Guam akan memfasilitasi kerja sama ekonomi dan perdagangan, serta pertukaran antara Taiwan dan kawasan Pasifik barat yang lebih besar, memperdalam hubungan Taiwan dengan sekutu di Pasifik dan meningkatkan pertukaran multilateral,” kata MOFA melansir CNA, Sabtu (4/7/2020).

China menganggap Taiwan sebagai wilayahnya sendiri tanpa memiliki hak hubungan antarnegara. Beijing juga menentang pengaruh AS di Pasifik, yang dianggap sebagai ‘halaman belakang’ Washington sejak Perang Dunia II.

Tahun lalu, Negeri Tirai Bambu berhasil mengikis sekutu Taiwan di Pasifik, yakni Kiribati dan Kepulauan Solomon. Sementara itu, Palau, Nauru, Tuvalu, dan Marshall Island merupakan empat dari lima sekutu diplomatik Taiwan yang tersisa di Pasifik.

Negara-negara kecil berkembang ini terletak di perairan yang sangat strategis. Amerika dan sekutunya seperti Australia menjadi semakin khawatir melihat China berusaha memperluas jejaknya di sana.

Taipei dan Washington sendiri tidak memiliki hubungan diplomatik resmi. Namun, AS merupakan pendukung terkuat Taiwan di panggung internasional. (ATN)

Tags: Amerika SerikatPacific Island GuamTaiwan
No Result
View All Result

Terbaru

  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.