• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Buka Konsulat di Guam Pasifik, Hubungan Taiwan-Amerika Kian Erat

by Redaksi Asiatoday
July 4, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Buka Konsulat di Guam Pasifik, Hubungan Taiwan-Amerika Kian Erat

Pacific Island Club Guam. Ist

ASIATODAY.ID, TAIPEI – Hubungan antara Taiwan dan Amerika Serikat (AS) kian erat setelah Taiwan membuka kembali konsulat de facto mereka di Guam, sebuah pulau milik Amerika Serikat di perairan Pasifik.

Kantor Ekonomi dan Kebudayaan Taipei (TECO) di Guam sempat ditutup pada 2017 karena masalah anggaran.

Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) mengatakan pembukaan kembali TECO di Guam merupakan respons atas hubungan Taiwan-AS yang lebih dekat. Selain itu, ini menunjukkan kepentingan strategis keduanya di kawasan Pasifik.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Membangun kembali TECO di Guam akan memfasilitasi kerja sama ekonomi dan perdagangan, serta pertukaran antara Taiwan dan kawasan Pasifik barat yang lebih besar, memperdalam hubungan Taiwan dengan sekutu di Pasifik dan meningkatkan pertukaran multilateral,” kata MOFA melansir CNA, Sabtu (4/7/2020).

China menganggap Taiwan sebagai wilayahnya sendiri tanpa memiliki hak hubungan antarnegara. Beijing juga menentang pengaruh AS di Pasifik, yang dianggap sebagai ‘halaman belakang’ Washington sejak Perang Dunia II.

Tahun lalu, Negeri Tirai Bambu berhasil mengikis sekutu Taiwan di Pasifik, yakni Kiribati dan Kepulauan Solomon. Sementara itu, Palau, Nauru, Tuvalu, dan Marshall Island merupakan empat dari lima sekutu diplomatik Taiwan yang tersisa di Pasifik.

Negara-negara kecil berkembang ini terletak di perairan yang sangat strategis. Amerika dan sekutunya seperti Australia menjadi semakin khawatir melihat China berusaha memperluas jejaknya di sana.

Taipei dan Washington sendiri tidak memiliki hubungan diplomatik resmi. Namun, AS merupakan pendukung terkuat Taiwan di panggung internasional. (ATN)

Tags: Amerika SerikatPacific Island GuamTaiwan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.