• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

BUMN Indonesia dan BUMN China Kolaborasi Pengembangan Baterai

by Redaksi Asiatoday
June 13, 2023
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
BUMN Indonesia dan BUMN China Kolaborasi Pengembangan Baterai

Penandatanganan dua nota kesepahaman antara Indonesia dan China. Kerja sama saat ini dikhususkan untuk pengembangan ekosistem industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dan Joint Study pengembangan sistem penukaran baterai untuk alat berat untuk pertambangan dan pelabuhan. Dok Marves

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia dan BUMN China meluncurkan Battery Asset Management Services pada Senin (12/6/2023).

Peluncuran ini merupakan hasil kolaborasi antara BUMN dua negara itu dalam pengembangan baterai di Indonesia.

“Hal ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah dalam mendorong transisi energi menuju Net Zero Emission di tahun 2060, kita telah memulai berbagai program, termasuk program elektrifikasi kendaraan,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan memberikan arahannya pada peluncuran fasilitas itu.

RelatedPosts

Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

Pemerintah juga telah meluncurkan program bantuan untuk masyarakat, yang bertujuan untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

Kekhawatiran masyarakat terletak pada ketersediaan infrastrukturnya yaitu Stasiun Penukaran Baterai (Swap Station) dan Stasiun Pengisian Listrik (Charging Station).

“Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk terus bekerja sama dan berinovasi dalam menciptakan solusi yang efisien dan efektif,” tegas Menko Luhut.

“Kolaborasi ini merupakan langkah yang baik untuk percepatan adopsi kendaraan listrik. Melalui kerja sama ini, Indonesia dapat melakukan lompatan untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang lebih baik tanpa harus menjalani proses learning curve dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik,” tambahnya.

Dengan terciptanya ekosistem yang baik, hal ini juga akan berdampak pada tumbuhnya investasi di supply chain kendaraan listrik. Dengan volume kendaraan listrik yang feasible, Investor akan melihat investasi di Indonesia menjadi sesuatu yang menjanjikan.

Investasi yang masuk akan mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menjadi katalis penciptaan lapangan kerja dan pemanfaatan bahan baku lokal.

Pada kegiatan ini juga ditandatangani dua nota kesepahaman antara Indonesia dan China. Kerja sama saat ini dikhususkan untuk pengembangan ekosistem industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dan Joint Study pengembangan sistem penukaran baterai untuk alat berat untuk pertambangan dan pelabuhan.

Menko Luhut juga menyampaikan PLN saat ini memiliki sisa sebesar 5 GigaWatt (GW) yang rencananya akan diambil oleh salah satu investor alumunium.

“Kedepannya keuangan PLN dapat menjadi lebih rapih dan tertata,” ujar Menko Luhut.

Ini adalah model kerjasama yang baik yang harusnya menjadi pola investasi tidak hanya di sektor Kendaraan Listrik, tapi untuk seluruh sektor yang lain.

“Saya yakin, dengan kerjasama dan inovasi ini, kita bisa melangkah lebih cepat menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tutup Menko Luhut. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Industri BateraiKerjasama Indonesia-China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.