• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 7, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China dan Taiwan Sudah Diambang Perang

Militer China kerahkan Jet tempur J-16D ke dekat Taiwan

by Redaksi Asiatoday
October 7, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China dan Taiwan Sudah Diambang Perang 1

Pergerakan kapal-kapal militer China di Laut China Timur. Dok PLA

ASIATODAY.ID, BEIJING – China dan Taiwan berada diambang peperangan.

Militer China makin agresif dan telah mengerahkan jet-jet tempur J-16D baru ke pangkalan udara wilayah timur dekat Taiwan. Pengerahan jet tempur canggih ini terjadi setelah perseteruan kedua pihak memanas. Jet tempur J-16D dirancang untuk peperangan elektronik.

Laporan South China Morning Post, Kamis (7/10/2021), pengerahan pesawat itu terkonfirmasi oleh citra satelit dan sumber Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Ketegangan di sekitar Selat Taiwan terus memanas setelah 148 pesawat tempur China menyerbu zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) Taiwan dalam empat hari sejak Jumat pekan lalu.

Beijing mengklaim Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri sebagai wilayah China dan berjanji akan menundukkan pulau itu termasuk dengan kekuatan militer jika perlu.

Tidak jelas apakah J-16D untuk peperangan elektronik yang dikerahkan China dapat mengganggu radar Taiwan atau tidak. Tetapi citra satelit yang dirilis pada hari Sabtu oleh majalah pertahanan Kanwa Defense Review yang berbasis di Kanada menunjukkan J-16D ditempatkan di sebuah pangkalan udara di provinsi Jiangxi.

Andrei Chang, pemimpin redaksi majalah tersebut, mengatakan citra satelit menunjukkan J-16D telah dikerahkan ke pangkalan udara Xiangtang di Nanchang, Jiangxi. Satu gambar satelit menunjukkan hanggar di pangkalan udara yang dapat menampung jet tempur canggih seperti J-16D.

Gambar terpisah dari Januari menunjukkan pangkalan udara lain—di daerah Changxing, provinsi Zhejiang—sedang diperluas, dengan hanggar baru dan infrastruktur lainnya sedang dibangun.

Kedua pangkalan udara tersebut dijalankan oleh Komando Teater Timur PLA, yang mengawasi Selat Taiwan.

“Semua pangkalan udara di sepanjang pantai tenggara sedang diperluas dan ditingkatkan untuk menampung lebih banyak jet tempur karena semakin banyak serangan udara skala besar yang akan dilakukan,” kata Chang.

“Pengerahan 52 pesawat (dalam serangan mendadak pertama) pada hari Senin menunjukkan kekuatan tempur penerbangan PLA. Saya berekspektasi lebih banyak jenis pesawat PLA akan dikirim di masa depan, dengan serangan mendadak terbesar yang melibatkan lebih dari 100 (pesawat),” ujarnya.

Seorang sumber militer di Beijing yang berbicara dengan syarat anonim mengonfirmasi bahwa J-16D telah dikerahkan ke pangkalan udara di dekat Taiwan. Sumber itu mencatat bahwa pesawat-pesawat itu dalam layanan aktif setelah melakukan debutnya di pertunjukan udara baru-baru ini di Zhuhai.

Dia menyebut gelombang aktivitas militer di dekat Taiwan sebagai “bagian dari pelatihan kesiapan tempur”.

Chang mengatakan PLA telah meningkatkan latihan militer bersama untuk mempersiapkan potensi konflik atas Taiwan, dengan pesawat tempur dikirim dari tempat lain di negara itu untuk mendapatkan dukungan.

Dia mengatakan latihan itu meningkatkan risiko insiden di jalur air sempit yang memisahkan daratan China dari pulau Taiwan.

“Meningkatnya serangan udara dari PLA berarti lebih banyak jet tempur dari Taiwan perlu melakukan misi scramble, yang meningkatkan kemungkinan tabrakan karena tidak ada aturan keterlibatan,” kata Chang.

PLA juga telah memperluas pangkalan rudal di Komando Teater Timur dan Selatan-nya. Pangkalan Pasukan Roket telah ditingkatkan untuk mengakomodasi sistem yang lebih canggih termasuk rudal hipersonik DF-17 dan rudal jelajah presisi CJ-10. (ATN)

Tags: Indo Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.