• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China: India Bertanggung Jawab atas Bentrokan Mematikan di Perbatasan

by Redaksi Asiatoday
June 26, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
China: India Bertanggung Jawab atas Bentrokan Mematikan di Perbatasan

Pertemuan PM India Narendra Modi dan Presiden China Xi Jinping. Dok

ASIATODAY.ID, BEIJING – Kementerian Pertahanan China mengatakan India bertanggung jawab atas bentrokan perbatasan baru-baru ini yang menewaskan 20 tentara India.

Kemenhan China mengatakan pada akun media sosial pada Rabu (24/6) bahwa, tindakan India selama 15 Juni menghadapi pelanggaran konsensus antara kedua negara dalam provokasi sepihak.

Sebanyak 20 tentara India terbunuh dalam perkelahian fisik dengan pasukan China di Lembah Galwan. Para pejabat India mengatakan tentara menggunakan tongkat, batu, dan tinju mereka, tetapi tidak ada tembakan yang dilakukan berdasarkan kesepakatan di daerah perbatasan yang disengketakan.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Sebaliknya, tidak ada korban jiwa dari pihak China dalam pertempuran, yang merupakan dua negara paling mematikan dalam 45 tahun.

Pada Selasa (23/6), juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian mengatakan Beijing dan New Delhi sudah setuju melakukan penurunan tensi di wilayah perbatasan itu.

Bentrokan itu secara singkat menggerakkan sentimen anti-China di India, dengan protes kecil dan seruan dari konfederasi pedagang setempat untuk memboikot produk-produk China.

Namun, Perdana Menteri India, Narendra Modi tampaknya mengecilkan insiden itu dengan mengakui bahwa tidak ada pelanggaran terhadap wilayah India.

“Tidak ada yang menyusup ke perbatasan kami, tidak ada orang di sana sekarang, juga tidak ada pos kami ditangkap,” kata Modi dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Jumat lalu. (ATN)

Tags: ChinaChina-IndiaIndia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.