• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China: India Langgar Aturan WTO

by Redaksi Asiatoday
July 1, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
China: India Langgar Aturan WTO

Presiden China, Xi Jinping dan PM India, Narendra Modi. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – China menegaskan bahwa langkah India memblokir 59 aplikasi seluler asal China dapat melanggar aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Karena itu, China mendesak India untuk menciptakan lingkungan bisnis yang terbuka dan adil.

“Tindakan India secara selektif dan diskriminatif menyudutkan aplikasi China tertentu dengan alasan yang ambigu dan dibuat-buat, bertentangan dengan persyaratan prosedur yang adil dan transparan, menyalahgunakan pengecualian keamanan nasional dan (dicurigai) melanggar aturan WTO,” ujar juru bicara Kedutaan Besar China di New Delhi, Ji Rong, dalam sebuah pernyataan, melansir Reuters, Rabu (1/7/2020).

Rong mengatakan larangan tersebut akan mempengaruhi masyarakat India, dan mendesak India untuk memperlakukan semua investasi dan penyedia layanan secara adil, serta menciptakan lingkungan bisnis yang terbuka dan adil.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

India memblokir aplikasi asal China, Senin (29/6/2020), sebagai langkah terkuatnya terhadap China di ruang online sejak pertikaian pecah di perbatasan kedua negara bulan ini.

Kementerian teknologi India mengeluarkan perintah yang menyatakan aplikasi asal China “merugikan kedaulatan dan integritas India, pertahanan India, keamanan negara dan ketertiban umum.”

India merupakan pendorong terbesar instalasi aplikasi TikTok, terhitung 611 juta unduhan atau 30,3 persen dari total jumlah unduhan, kata perusahaan analisis aplikasi Sensor Tower pada bulan April.

Aplikasi lainnya yang juga telah diblokir adalah WeChat milik Tencent, yang telah diunduh lebih dari 100 juta kali di Android, UC Browser milik Alibaba dan dua aplikasi Xiaomi. (ATN)

Tags: ChinaChina-IndiaIndia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.