• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Larang Warganya ke Negara Risiko Tinggi Covid-19, Indonesia tidak Termasuk

by Redaksi Asiatoday
April 3, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Bersiap Hadapi Gelombang Kedua Covid-19, Kota Jia Lockdown Total 

Negeri China. Ist

ASIATODAY.ID, BEIJING – Merespon situasi epidemi wabah coronavirus (Covid-19) saat ini di berbagai negara, Kementerian Luar Negeri China mengeluarkan imbauan agar warganya tidak mengunjungi negara yang dianggap berisiko tinggi.

Melansir Global Times, Jumat (3/4/2020) Pemerintah China mengingatkan warganya untuk tidak pergi ke Italia, Amerika Serikat, Spanyol, Jerman, Iran, Prancis, Korea Selatan (Korsel), Swiss, Inggris, Belanda, Austria, Belgia, Norwegia, Portugal, Swedia, Australia, Brasil, Turki, Malaysia, Denmark, Kanada, Israel, Republik Ceko, Irlandia, Filipina, Thailand.

Peringatan juga diarahkan kepada negara-negara yang diangap berisiko tinggi lainnya. Namun Indonesia tidak disebut dalam pengumuman Kemenlu China.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

“Bagi warga negara China yang masih berada di negara-negara di atas, mohon lakukan perlindungan diri. Warga juga disarankan untuk mengurangi perjalanan yang tidak perlu, hindari perjalanan internasional, dan waspadai penularan silang,” demikian pernyataan Kemenlu China.

“Jika seorang warga China setempat telah melakukan kontak dekat penderita, atau muncul gejala seperti demam dan gejala lain, Anda harus secara sadar melakukan isolasi diri dan menghubungi rumah sakit untuk konsultasi dan perawatan profesional,” sebut pernyataan itu.

“Dalam keadaan darurat, warga China dapat menghubungi kedutaan atau konsulat China untuk mencari perlindungan konsuler dan bantuan,” imbuh pernyataan tersebut.

China tidak melaporkan adanya kasus positif virus corona dari domestik. Kasus terbaru justru muncul dari penularan pelancong yang datang dari luar negeri.

Kasus positif virus corona di dunia saat ini mencapai 1.015.709 orang. Sementara korban meninggal tercatat 53.069 orang dan 211.409 berhasil disembuhkan dari virus tersebut. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: ChinaCoronavirusCOVID-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.