• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Selatan Diterjang Banjir, 13 Orang Tewas dan 228 Ribu Warga Mengungsi

by Redaksi Asiatoday
June 10, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
China Selatan Diterjang Banjir, 13 Orang Tewas dan 228 Ribu Warga Mengungsi

Banjir di wilayah provinsi Hunan, China Selatan. Foto : AFP

ASIATODAY.ID, BEIJING – Wilayah China Selatan diterjng banjir. 13 orang tewas dan ratusan ribu penduduk terpaksa mengungsi dari rumah masing-masing. Demikian kabar terbaru yang disampaikan otoritas China pada hari ini, Rabu (10/6/2020).

Melansir Star Tribune, Kementerian Manajemen Darurat China melaporkan bahwa sekitar 228 ribu warga telah mengungsi ke sejumlah tempat penampungan sejak 2 Juni lalu.

Nilai kerugian akibat banjir di dua wilayah ini diestimasi mencapai lebih dari USD500 juta (Rp7 triliun), yang sudah termasuk dari kerusakan lebih dari 1.000 rumah.

RelatedPosts

Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President

Indonesia Joins Global AI Alliance

Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network

Salah satu area yang terkena dampak parah banjir di China adalah Guangxi. Di wilayah itu, enam warga dinyatakan tewas dan satu lainnya hilang akibat tersapu terjangan banjir.

Di provinsi Hunan, banjir dikabarkan telah menewaskan tujuh orang dan membuat satu lainnya hilang.

Banjir musiman kerap menimbulkan kerusakan parah pada setiap tahunnya di sejumlah wilayah dataran rendah China, terutama yang dilalui sungai Yangtze.

Otoritas China berusaha mengatasi masalah tahunan ini dengan membangun sejumlah bendungan, termasuk struktur bernama Three Gorges atau Bendungan Tiga Ngarai.

Pada 1998, musibah banjir melanda sejumlah wilayah China dan menewaskan lebih dari 2.000 orang. Banjir dahsyat tersebut juga menghancurkan hampir tiga juta rumah warga. (ATN)

Tags: Bencana AlamChinaGuangxiHunan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President
  • Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining
  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.