• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Umumkan 1.541 Kasus Coronavirus Tanpa Gejala 

by Redaksi Asiatoday
March 31, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Umumkan 1.541 Kasus Coronavirus Tanpa Gejala 

Tim medis coronavirus (Covid-19). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah China mengumumkan bahwa telah mendata 1.541 pasien baru coronavirus (Covid-19) yang asimtomatik pada Senin (30/3/2020).

Sejauh ini belum bisa dipastikan apakah jumlah tersebut hanya terdiri dari pasien yang sudah berada dalam karantina atau termasuk mereka yang sudah sembuh dan dipulangkan.

Melansir Bloomberg, Selasa (31/3/2020), laman resmi Komisi Kesehatan Nasional China menyampaikan dari jumlah tersebut, 205 kasus di antaranya melibatkan orang-orang yang datang dari luar negeri.

RelatedPosts

Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty

Student Protests Spread Across Indonesia, Pressure Mounts on Prabowo Government

Indonesian Businessman Sues Bank Mandiri for IDR6.5 Billion Over Withheld Land Certificates

Polemik mengenai kasus tanpa gejala, pertama kali muncul setelah Perdana Menteri (PM) China Li Keqiang mendesak pejabat-pejabat lokal untuk memprioritaskan perluasan pelacakan dan screening atas orang-orang yang terinfeksi Covid-19 tapi tidak menunjukkan gejala. Desakan ini turut dipicu sorotan domestik maupun internasional terkait banyaknya kasus di Negeri Panda.

Menariknya, di China, kasus covid-19  tanpa gejala tak diklasifikasikan sebagai kasus terkonfirmasi. Ini adalah aspek yang patut disayangkan dari penanganan corona di negara tersebut karena dapat menimbulkan kekhawatiran bahwa wabah virus corona di China belum benar-benar berlalu.

Kendati demikian, China sudah menegaskan bahwa mereka bakal segera membenahi metode itu. Mereka akan terus mencari kasus positif asimtomatik untuk kemudian diklasifikasikan ke dalam golongan kasus terkonfirmasi.

Kasus tanpa gejala biasanya hanya dapat diidentifikasi setelah melalui tes. Negara-negara yang punya kapasitas pengujian terbatas umumnya tak banyak bisa mendeteksi kejadian semacam ini.

Di China, hingga saat ini, sudah ada lebih dari 81.000 kasus covid-19 yang terkonfirmasi, belum termasuk kasus tanpa gejala. Sebagian besar telah dinyatakan sembuh.

Negara ini kini “hanya” memiliki 2.161 pasien yang dikarantina di rumah sakit, menurut data Komisi Kesehatan setempat per Senin (30/3). (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: ChinaChina VirusCoronavirusCOVID-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance
  • Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty
  • Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering
  • SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets
  • Student Protests Spread Across Indonesia, Pressure Mounts on Prabowo Government
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.