• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Demonstrasi di Hong Kong Kembali Pecah, Polisi Lancarkan Tembakan

by Redaksi Asiatoday
March 1, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Demonstrasi di Hong Kong Kembali Pecah, Polisi Lancarkan Tembakan

Situasi memanas di Hong Kong. ist

ASIATODAY.ID, HONG KONG – Setelah sempat mereda, aksi demonstrasi kembali pecah di Hong Kong.

Polisi Hong Kong menembakkan gas air mata untuk membubarkan para demonstran yang kembali ke jalan-jalan kota pada Sabtu (29/2/2020). Upaya itu ditempuh untuk mencegah demonstrasi berubah menjadi aksi kekerasan.

Pemerintah Hong Kong dalam sebuah pernyataan mengatakan, para pengunjuk rasa berkumpul di luar kantor polisi Mong Kok di Kowloon dan melumpuhkan lalu lintas. Para demonstran melemparkan bom bensin dan membakar barikade.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Melansir South China Morning Post, Minggu (1/3/2020), dilaporkan bahwa polisi menggunakan semprotan merica dan seorang petugas menembakkan senjata api dan terlibat bentrokan dengan para pemrotes.

Sementara itu, operator jaringan kereta api kota menangguhkan layanan di stasiun kereta bawah tanah Mong Kok setelah kebakaran terjadi di salah satu pintu masuk.

Aksi demonstrasi pada akhir pekan ini membuka kembali rentetan protes yang dilancarkan pada tengah hingga akhir tahun lalu. Demonstrasi besar-besaran yang memrotes Rancangan Undang-Undang (RUU) ekstradisi itu mendorong ekonomi Hong Kong masuk ke jurang resesi.

Pada 2019, secara tahunan ekonomi Hong Kong terjun minus 2,9 persen setelah sebelumnya turun 2,8 persen pada kuartal III/2019. Sementara itu produk domestik bruto (PDB) mengalami penurunan sebesar 1,2 persen, yang merupakan penurunan tahunan pertama sejak 2009. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Hong Kong RevolutionUnjukrasa Hong Kong
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.