• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Dibangun hanya 10 Hari, RS Pengobatan Virus Corona di Wuhan Mulai Beroperasi 

by Redaksi Asiatoday
February 4, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dibangun hanya 10 Hari, RS Pengobatan Virus Corona di Wuhan Mulai Beroperasi 

Rumah Sakit pengobatan pasien Virus Corona di Wuhan, China. Foto : NewsCN

ASIATODAY.ID, WUHAN – Pemerintah China bergerak cepat membangun sebuah rumah sakit baru hanya dalam kurun waktu 10 hari.

Rumah sakit pengobatan pasien virus corona ini dibuka di Wuhan, China mulai Senin 3 Februari 2020. Pembukaan rumah sakit dengan 1.000 tempat tidur ini dilakukan saat jumlah kematian akibat virus corona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV) mencapai 362, dengan total infeksi 17.205.

Wuhan merupakan sebuah kota di provinsi Hubei yang menjadi pusat penyebaran virus corona nCoV sejak akhir Desember 2019.

RelatedPosts

Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President

Indonesia Joins Global AI Alliance

Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network

Rumah Sakit Huoshenshan di Wuhan ini dilengkapi sejumlah peralatan medis beserta sistem ventilasi tercanggih. Rumah sakit kedua dengan 1.500 tempat tidur masih dalam proses pembangunan, dan juga dijadwalkan dibuka dalam waktu dekat.

Melansir Sky News, Selasa (4/2/2020), pakar epidemi China Zhong Nanshan, yang berperan penting dalam penanggulangan wabah SARS pada 2002-2003, mengatakan kepada saluran televisi CCTV bahwa rumah sakit baru dengan tambahan tempat tidur diperlukan dalam menghentikan wabah virus corona.

Ia menyebut bahwa dengan banyaknya jumlah tempat tidur, maka pasien yang terjangkit corona dapat dirawat di rumah sakit, bukan dipulangkan.

Sekitar 1.400 staf medis militer akan merawat pasien di Huoshenshan, yang dapat diartikan sebagai “Gunung Dewa Api.”

Virus corona telah menyebar ke sedikitnya 25 negara, dengan total infeksi berkisar 150 orang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan kematian perdana virus corona di luar China, yakni di Filipina, pada Minggu 2 Februari.

Pasien yang meninggal di Filipina adalah seorang pria berumur 44 tahun asal China. Ia diketahui tiba di Filipina setelah sempat mengunjungi Wuhan. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: China VirusVirus KoronaVirus PneumoniaWHOWuhan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia–Switzerland Alliance Targets Global Mineral Supply Chain Transformation
  • INPEX Advances Indonesia’s Energy Future with Abadi Masela LNG Partnership
  • Indonesia Launches US$20.9 Billion Abadi LNG Megaproject
  • Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President
  • Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.