• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Dilanda Topan Kammuri, Dua Orang Tewas di Filipina

by Redaksi Asiatoday
December 4, 2019
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Dilanda Topan Kammuri, Dua Orang Tewas di Filipina

ASIATODAY.ID, MANILA – Badai Topan Kammuri menewaskan dua orang di Filipina. Topan ini menghancurkan atap-atap rumah, bahkan sampai menghentikan Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) yang tengah dihelat di sana.

Dilansir dari CNA, Rabu (4/12/ 2019), badai itu telah memporak-porandakan Manila. Dilaporkan salah satu korban tewas, seorang pria 33 tahun, tewas tersengat listrik saat memperbaiki atapnya.

Ramalan cuaca mengatakan Kammuri telah melemah tetapi tetap kuat. Angin kuat hingga 150 kilometer per jam, dan hembusan maksimum 205 kilometer per jam.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Kami masih menaksir kerusakan tetapi tampaknya parah,” kata Luisito Mendoza, seorang petugas penyelamat.

“Ada satu tempat di mana ketinggian air mencapai atap, personel kami sendiri terkena pecahan kaca akibat badai,” imbuhnya.

Mendoza menambahkan, banyak pohon dan tiang listrik tumbang oleh angin. Tak hanya itu, angin kencang menyebabkan Bandara Internasional Ninoy Aquino Manila ditutup.

Tidak jelas kapan penerbangan akan dilanjutkan, tetapi pihak berwenang memberikan perkiraan pukul 11.00 malam waktu setempat. Hampir 500 penerbangan dibatalkan, dan para pejabat memperingatkan para penumpang untuk tidak datang ke bandara.

Filipina dihantam oleh rata-rata 20 badai dan topan setiap tahun. Badai menewaskan ratusan orang dan menempatkan orang di daerah rawan bencana dalam kemiskinan.

Dalam catatan, topan paling mematikan di negara itu adalah Topan Haiyan, yang menyebabkan lebih dari 7.300 orang tewas atau hilang pada 2013 silam. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Climate ChangeClimate EmergencyTopan Kammuri
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.