• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Efek Covid-19, India Terancam Krisis Pangan

by Redaksi Asiatoday
May 15, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lockdown Timbulkan Kelaparan, PM India Minta Pengampunan Rakyat Miskin

Eksodus warga India akibat lockdown. Ist

ASIATODAY.ID, NEW DELHI – Negeri India kini menghadapi krisis pangan yang parah akibat wabah coronavirus (Covid-19). Kondisi ini secara besar-besaran mengganggu rantai makanan di negara itu.

Menurut Dosen ekonomi Universitas Kent, Dr Amrit Amirapu, India telah memiliki salah satu penguncian (lockdown) virus corona terketat di dunia.

Dalam wawancara dengan Daily Express, dia memperingatkan produksi makanan dan rantai distribusi India sudah mengalami gangguan besar. Dia menjelaskan ini bisa berdampak jangka panjang dan berdampak negatif pada industri produksi makanan.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Pasokan pangan telah terpengaruh secara negatif. Di India telah berlaku salah satu pembatasan ketat yang diterapkan di dunia. Itu telah mempersulit buruh migran untuk terus bekerja di pertanian selama masa panen,” ujar Dr Amirapu.

“Telah terjadi pengurangan pasokan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk memanen hasil pangan. Di negara-negara berkembang, pertanian jauh lebih padat karya daripada di negara-negara kaya,” paparnya dilansir dari Daily Express, Jumat (15/5/2020).

Dr Amirapu menyimpulkan bahwa pengurangan tenaga kerja ini dapat memiliki efek gelombang yang penting saat dunia bergerak melalui pandemi.

Dia juga menjelaskan bahwa tercipta masalah lain yang disebabkan virus corona selain pengurangan pekerja.

“India adalah produsen pangan besar, saat yang sama ada laporan bahwa petani merasa kesulitan, setelah memanen pangan, untuk melakukan perjalanan ke pasar makanan pertanian,” tuturnya.

“Rupanya polisi mencegah mereka bepergian di bawah interpretasi mereka melanggar aturan kuncian. Ini adalah kasus di beberapa daerah pangan makanan itu sendiri yang terkena dampak langsung,” terang Amirapu.

Amirapu juga menyoroti masalah terburuk yang bisa dihadapi negara-negara berkembang selama pandemi virus corona dalam hal pangan.

“Masalah terburuk bagi negara-negara berkembang, dalam hal kekurangan makanan, adalah ada banyak negara miskin yang bergantung pada impor makanan. Jadi bagi banyak dari negara itu, mereka mengimpor cukup banyak pangan mereka ke sejumlah miliaran dolar makanan,” sebut Amirapu.

“Masalahnya adalah akan ada kenaikan nilai tukar yang menyebabkan harga makanan naik dalam mata uang lokal. Jadi misalnya, jika Anda berada di Zambia harga beras impor akan naik. Ini berlaku bahkan jika tidak ada yang terjadi, bahkan jika harga beras internasional tidak berubah,” imbuhnya.

“Itu akan terjadi dan pada saat yang sama, pengangguran akan meningkat di seluruh dunia. Orang-orang akan memiliki lebih sedikit uang untuk dibelanjakan untuk makanan,” pungkas Amirapu. (ATN)

Tags: CoronavirusCOVID-19IndiaKrisis Pangan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.