• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Epidemiolog UI: Indonesia Gagal Tangani Pandemi Covid-19

by Redaksi Asiatoday
March 5, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
2,5 Juta Orang di Indonesia Berpotensi Jadi Pasien Jika Pandemi Covid-19 tak Terbendung

Gambaran penyebaran wabah covid-19 di Indonesia. Dok Pandu Riono.

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono memandang, masuknya Virus Corona jenis baru ke Indonesia adalah bukti kegagalan pemerintah menangani pandemi Covid-19. Pasalnya, pemerintah dinilai mengabaikan sistem kedatangan warga negara asing (WNA) sejak tahun lalu.

“Ini menjadi hadiah dari kegagalan kita,” kata Pandu, Kamis (4/3/2021).

Menurut Pandu, baik warga negara Indonesia (WNI) atau WNA yang bertandang ke Indonesia seharusnya menjalani karantina selama lima hari. Setelah itu, mereka melakukan tes swab PCR hingga menunjukkan hasil negatif. Jika hasil tes negatif, barulah kemudian pendatang diizinkan berkeliaran di Indonesia.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Namun faktanya kata Pandu, sistem seperti ini tidak terealisasi. Menurut dia, pendatang hanya cukup menunjukkan surat keterangan negatif Covid-19 dari negara asal.

“Itu kan kekeliruan yang menurut saya diulang-ulang lagi. Pemerintah kita tidak pernah mau belajar bagaimana mengendalikan pandemi,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan varian baru Covid-19 B117, telah ditemukan di Indonesia. Varian baru Covid-19 ini adalah mutasi dari Sars-CoV-2 yang pertama kali ditemukan di Inggris.

Sejauh ini, dua orang asal Karawang yang terinfeksi Virus Corona B117 yang sempat dikhawatirkan beberapa epidemiolog. Informasi itu disampaikan pada 2 Maret 2021, setahun setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan pasien Indonesia pertama yang terlacak terpapar Covid-19.

Sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan bagi setiap WNI dan WNA yang masuk ke Indonesia agar mematuhi ketentuan perjalanan luar negeri seiring dengan masuknya varian baru Virus Corona B117.

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Alexander K. Ginting mengatakan, pemerintah sudah melakukan antisipasi beredarnya mutasi Covid-19 di luar negeri sejak 9 Februari lalu dengan memberlakukan surat edaran, dimana Surat Edaran bernomor 8/2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Covid-19 ini mewajibkan bagi WNI dan WNA yang hendak masuk Indonesia agar melakukan PCR 3×24 jam sebelum berkunjung ke Indonesia dari negara terjangkit.

“Setelah itu, melaksanakan karantina 5×24 jam. Dalam pengamatannya nanti setelah itu PCR dan jika negatif dia diperbolehkan melanjutkan perjalanan di dalam negeri tetapi dalam pengamatan sampai hari ke-14,” katanya dalam video singkat pada Rabu (4/3/2021).

Namun, larangan bagi warga negara asing masuk ke Indonesia tetap berlaku, kecuali yang memenuhi ketentuan dari Kementerian Hukum dan HAM, berasal dari negara yang memiliki perjanjian Travel Corridor Arrangement Uni Emirat Arab (UEA), China, Korea Selatan, dan Singapura. Selain itu, pengecualian juga berlaku bagi warga negara asing yang mendapatkan pertimbangan khusus dari lembaga atau kementerian.

Alexander menambahkan, setiap orang harus waspada dengan menjalankan 3M agar strain baru ini tidak menyebar di tengah masyarakat. (ATN)

Tags: Corona Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.