• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 3, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Eskalasi Konflik Memanas di Selat Taiwan, China dan AS Sedang Menunjukkan Dominasinya

by Redaksi Asiatoday
August 5, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
UN Global Compact Sinergikan Belt Road Initiative (BRI) dengan SDGs 2030

Menteri Koordinator Perekonomian RI, Airlangga Hartarto. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Eskalasi konflik yang menajam di Selat Taiwan sejauh dipandang masih dalam tataran normal.

Ketegangan di Taiwan menjadi gambaran masalah klasik, dimana China dan Amerika Serikat (AS) sedang ingin menunjukkan dominasinya.

Demikian disampaikan Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers tentang Perkembangan Perekonomian Indonesia terkini, Jumat (5/8/2022).

RelatedPosts

Indonesia Accelerates Global Trade Push as CPTPP and EU Deals Gain Momentum

Indonesia, Belarus Unveil Five-Year Strategic Partnership to Deepen Trade and Eurasian Cooperation

Indonesia Advances Landmark Financial Hub Bill to Attract Global Capital

Airlangga mengungkapkan, kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS Nancy Pelosi ke Taiwan memang memicu ketegangan, namun, menurutnya kejadian itu sejauh ini tidak menimbulkan dampak yang meluas.

Menurut Airlangga, terdapat dua konflik yang terjadi di Selat Taiwan, yakni ketegangan antara China dan Taiwan, serta antara China dan AS. Kunjungan Pelosi itu menurutnya menjadi penanda bahwa rivalitas antara kedua negara memang sedang menajam.

“Konflik China dan Taiwan, China dan AS itu sebagai tantangan negara nomor dua untuk jadi nomor satu, dan itu sudah relatif klasik. Kami yakin sampai saat ini situasinya belum melebar ke mana-mana,” jelas Airlangga.

Konflik itu tak lepas dari langkah untuk memperkuat pengaruh di Taiwan, sebagai negara produsen komponen semi konduktor dan salah satu penyuplai besar untuk pasar global.

Airlangga menilai bahwa AS melakukan langkah agar tidak terjadi disrupsi pasokan semi konduktor sebagai imbas dari ketegangan China dan Taiwan.

“Ke depan tidak bisa lepas dari perang dagang, value chain. Taiwan salah satu produsen nadinya digital, produsen semi konduktor yang digunakan di China. Disrupsi akan mempengaruhi 10 persen perdagangan China,” kata Airlangga.

Airlangga memandang, ketegangan yang terjadi eskalasinya relatif masih naik turun, tetapi tidak akan berdampak terhadap negara-negara sekitar, termasuk Indonesia. Terlebih, 14 negara sudah mengikuti latihan militer Garuda Shield, termasuk TNI dan Komando Indo Pasifik AS.

Airlangga menilai latihan Garuda Shield kali ini menarik karena pasukan bela diri Jepang dan Australia turut ikut bergabung. Hal itu menurutnya akan turut menjaga tensi di regional dari konflik yang ada. (ATN)

Tags: Airlangga HartartoIndo Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Beyond Nickel: Can Indonesia Become a Global Clean Energy Superpower?
  • Indonesia Accelerates Global Trade Push as CPTPP and EU Deals Gain Momentum
  • Indonesia, Belarus Unveil Five-Year Strategic Partnership to Deepen Trade and Eurasian Cooperation
  • Indonesia Bets on Motorsport to Boost Sports Tourism
  • Indonesia Launches Ocean Calculator to Advance Blue Economy and Natural Capital Accounting
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.