• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Fadli Zon: Presidensi G20 Indonesia Tercoreng oleh Krisis Minyak Goreng

by Redaksi Asiatoday
February 23, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Fadli Zon: Indonesia Tertinggal di ASEAN dalam Perlindungan Data Pribadi

Fadli Zon. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presidensi G20 Indonesia tercoreng oleh krisis minyak goreng yang kini tengah dihadapi oleh rakyat di negeri itu. Pasalnya, krisis ini merupakan sebuah ironi di tengah lautan kebun kelapa sawit yang melimpah di Indonesia.

Demikian sorotan keras Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Fadli Zon.

Menurut Fadli, kelangkaan minyak goreng dinilai akibat akumulasi amburadulnya tata kelola sawit di Indonesia. Padahal, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara penghasil minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) terbesar di dunia.

RelatedPosts

BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination

IsDB Unites 78 Nations Through $6 Billion in Agreements

Indonesia’s Film Industry Trapped as a Foreign Content Market Amid Korean and Chinese Drama Surge

“Sudah hampir empat bulan masyarakat mengalami kelangkaan minyak goreng. Sebagai penghasil CPO terbesar di dunia, ini sebuah ironi,” ujar Fadli Zon dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/2/2022).

Fadli Zon memandang, persoalan minyak goreng yang tak kunjung selesai tidak hanya membuktikan lambatnya penanganan pemerintah, tapi juga menjadi cermin ketidakpekaan terhadap kesulitan masyarakat yang telah tercekik di tengah krisis pandemi.

Fadli yang juga Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR mengatakan, pemerintah tentu memiliki segudang alasan mulai dari naiknya harga CPO di pasar global hingga meningkatnya lonjakan kebutuhan CPO. Namun menurutnya, semua itu hanya alas an klise yang sebenarnya sudah dapat diprediksi.

“Karena tak adanya langkah antisipatif yang tepat, kondisi semakin amburadul. Masyarakatlah yang harus menanggung kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng,” tegasnya.

Dia mengungkapkan, berdasarkan catatan Ombudsman, krisis minyak goreng yang terjadi saat ini di Indonesia tercermin dalam tiga fenomena.

“Yaitu penimbunan stok minyak goreng, pengalihan barang dari pasar modern ke pasar tradisional, dan munculnya panic buying di tengah masyarakat,” jelasnya.

Fadli memahami bahwa sejumlah upaya memang telah dilakukan pemerintah mulai dari subsidi harga minyak goreng, hingga ke pembatasan keran ekspor melalui Domestic Market Obligation (DMO) dan penerapan Domestic Price Obligation (DPO).

Namun, ironisnya kebijakan ini justru kian membuat stok minyak goreng di pasaran semakin terbatas, bahkan langka. Kebijakan subsidi harga yang diterapkan pada kenyataannya gagal karena tak tepat sasaran.

“Konsumsi minyak goreng rumah tangga 61% nya adalah minyak curah, tapi kebijakan yang dilakukan justru subsidi pada minyak kemasan. Artinya kebijakan yang diambil tak nyambung,” sindirnya.

“Ini semua menandakan kebijakan hulu dan hilir yang diterapkan pemerintah tak efektif mengatasi problem kelangkaan minyak goreng,” tandasnya. (ATN)

Tags: Cpo IndonesiaFadli Zon LibraryKTT G20Sawit Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit
  • BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination
  • IsDB Unites 78 Nations Through $6 Billion in Agreements
  • Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition
  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.