• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Fantastis, Pendapatan Industri Asuransi Jiwa di Indonesia Tembus Rp119,74 Triliun

by Redaksi Asiatoday
September 14, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Fantastis, Pendapatan Industri Asuransi Jiwa di Indonesia Tembus Rp119,74 Triliun

Asuransi Jiwa. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Industri asuransi jiwa di Indonesia mencatatkan pendapatan fantastis sepanjang semester pertama 2021.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, pendapatan industri asuransi jiwa di Indonesia tembus Rp119,74 triliun. Angka ini tumbuh 64,1 persen dibandingkan semester pertama tahun lalu yang sebesar Rp73 triliun.

Menurut Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon, pencapaian kinerja ini sejalan dengan mulai pulihnya perekonomian nasional yaitu pada kuartal II 2021 sebesar 7,07 persen.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Industri asurasi jiwa di Indonesia berhasil melewati masa-masa sulit pandemi Covid-19, bahkan tumbuh 5 persen di atas pencapaian semester I 2019 saat sebelum terjadi pandemi,” kata Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (14/9/2021).

Industri asuransi jiwa mencatatkan pertumbuhan total pendapatan premi sebesar 17,5 persen menjadi Rp104,7 triliun. Kinerja positif ini juga terlihat dari pertumbuhan premi bisnis baru yang mencapai 27,4 persen, sementara premi lanjutan tumbuh 2,8 persen. Kinerja ini juga lebih baik dari semester I 2019.

Berdasarkan tipe produk, Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi (PAYDI) atau disebut juga dengan unitlink terlihat masih menjadi pilihan masyarakat. Pendapatan premi dari unitlink berkontribusi sebesar 62 persen selama semester I 2021.

Budi mengungkapkan, pandemi Covid-19 membuat masyarakat menjadi lebih peduli akan kebutuhan dan manfaat perlindungan asuransi bagi masa depan baik dalam bentuk unitlink maupun produk asuransi jiwa tradisional. Hal ini terlihat pada pertumbuhan semester I 2021.

Unitlink tumbuh 17 persen menjadi Rp64,4 triliun, dibandingkan periode tahun lalu yang mencapai Rp55,1 triliun. Sedangkan asuransi jiwa tradisional tumbuh sebesar 18,5 persen menjadi Rp40,27 triliun dibandingkan tahun lalu sebesar Rp33,99 triliun.

Adapun berdasarkan kanal distribusi, bancassurance masih merupakan kontributor terbesar selama semester I 2021 dengan konstribusi mencapai 46 persen. Kanal ini juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 27,3 persen menjadi Rp48,23 triliun dibandingkan dengan tahun lalu yang sebesar Rp37,9 triliun.

Selama pandemi Covid-19, industri asuransi jiwa berhasil menciptakan dan mendorong pertumbuhan kanal distribusi alternatif. Saat ini kanal distribusi alternatif memberikan konstribusi hingga 25 persen. Padahal selama 3-5 tahun terakhir, kontribusi dari kanal alternatif hanya sekitar 10-15 persen.

Kanal distribusi alternatif ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 35,8 persen, antara lain termasuk badan usaha selain bank, insuretech dan telemarketing. Hal ini mengindikasikan dalam masa sulit pandemi industri tetap dapat bertumbuh positif.

Seiring dengan kinerja positif yang ditunjukkan oleh perusahaan asuransi jiwa, total aset industri asuransi jiwa mengalami pertumbuhan sebesar 12,9 persen menjadi Rp575,4 triliun. Sementara cadangan teknis tumbuh 12,4 persen menjadi Rp443,95 triliun. Sebelumnya pada awal pandemi aset industri asuransi jiwa terkoreksi sebesar 12 persen dan cadangan teknis terkoreksi sebesar 11 persen.

“Hal ini tentunya menjadi indikasi penting mengenai kekuatan industri asuransi jiwa yang terus bertahan dan bertumbuh bahkan dalam situasi sulit,” tandas Budi. (ATN)

Tags: AAJIAsuransi JiwaInudustri Asuransi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.