• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Filipina Pilih Vaksin Covid-19 China dan Rusia Dibandingkan Produksi Barat

by Redaksi Asiatoday
September 15, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Stabilitas ASEAN Terancam akibat Ulah China di Laut China Selatan

Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengambil keputusan tegas tentang vaksin Covid-19 untuk warga di Filipina.

Duterte menegaskan, negaranya lebih memprioritaskan membeli vaksin Covid-19 produksi China dan Rusia dibandingkan produksi barat.

Menurut Duterte, perusahaan farmasi negara Barat ingin meraup untung di tengah pandemi dengan meminta pembayaran di awal.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Jika vaksin Rusia dan China sama-sama bagus dan efektif, saya akan membeli produk mereka dulu. Tapi saya ingin pembelian melalui proses penawaran,” kata Duterte Senin malam (14/9/2020) dikutip dari ABS-CBN News.

Duterte menegaskan, Filipina tidak perlu mengemis atau memohon untuk mendapatkan vaksin dari China. Sementara perusahaan negara-negara Barat menginginkan uang muka.

Menurut Duterte, Undang-Undang Reformasi Pengadaan Filipina melarang otoritas atau lembaga untuk membeli barang-barang yang belum diproduksi.

“Jika perusahaan barat itu ada di sini, atau perwakilannya, akan saya tendang keluar,” tegasnya. Namun dia tidak menyebut perusahaan mana yang dimaksud.

Saat ini seluruh negara di dunia sedang berlomba untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Setidaknya ada sembilan perusahaan farmasi yang tengah melakukan uji coba vaksin tahap 3.

Wakil Menteri Kesehatan Maria Rosario Vergeire sebelumnya mengatakan Filipina sedang dalam pembicaraan dengan pengembang vaksin dari Rusia dan China.

Rusia pada Agustus lalu mengumumkan telah menyetujui penggunaan vaksin Sputnik V.

“Gamaleya Institute Rusia sudah menyerahkan dokumennya kepada kami. Kami sudah bisa mereviewnya, panel ahli vaksin, dan komentar sudah kami sampaikan. Jadi kami hanya menunggu tanggapan mereka,” kata Vergeire.

Dia mengatakan vaksin lain masih dalam negosiasi, termasuk dari perusahaan China Sinovac dan Sinopharm.

Perdana Menteri China Li Keqiang sebelumnya telah menjanjikan akses prioritas terhadap vaksin virus corona kepada lima negara Asia Tenggara yang tergabung dalam Kelompok Kerja Lancang-Mekong (LMC).

China juga menjanjikan akses prioritas vaksin ke negara lain seperti tawaran ke Filipina pada Juli, setelah Presiden Rodrigo Duterte mengajukan banding kepada Presiden China Xi Jinping untuk mendapatkan akses ketika vaksin selesai dikembangkan. (ATN)

Tags: FilipinaVaksin Covid-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.