• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Geser Toyota, Tesla Kini Perusahaan Otomotif Paling Bernilai di Dunia

by Redaksi Asiatoday
July 5, 2020
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lampaui GM dan Ford, Tesla Jadi Perusahaan Mobil Paling Bernilai di Amerika

Produsen mobil listrik, Tesla. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Tesla, perusahaan otomotif yang berbasis di Amerika Serikat kini menjadi perusahaan otomotif paling bernilai di dunia, menggeser posisi Toyota.

Melejitnya perusahaan Tesla terjadi setelah harga sahamnya mencatatkan rekor tertinggi pada perdagangan Rabu (1/7/2020). Valuasi pasar Tesla menembus angka USD208 miliar atau sekitar Rp 2.953 triliun.

Harga saham produsen mobil listrik ini terus meningkat pada Kamis (2/7/2020), membuat valuasi pasar Tesla menjadi USD224,5 miliar atau sekitar Rp 3.187 triliun.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

Peningkatan ini praktis mendongkrak kekayaan pemiliknya, Elon Musk yang juga CEO Tesla. Musk memiliki lebih dari 13 persen saham perusahaan dan tidak menjualnya sejak 2010.

Forbes mencatat, kekayaan bersih Musk naik USD5,2 miliar atau sekitar 73,8 triliun dari posisi di 26 Juni 2020, menjadi sebesar USD46,3 milliar atau sekitar 657 triliun pada penutupan perdagangan hari Kamis.

“Aku benar-benar tidak peduli. Angka-angka ini naik dan turun, tetapi yang penting adalah membuat produk hebat yang disukai orang,” ujar Musk dilansir dari Forbes, Sabtu (4/7/2020).

Dengan kekayaaan bersih USD46,3 milliar, pria esentrik berusia 49 tahun ini, sekarang menjadi orang terkaya ke-16 di Amerika Serikat, tepat di belakang Charles Koch pemilik Koch Industries dan janda almarhum David Koch, Julia Koch.

Secara global, saat ini Musk masuk ke jajaran orang terkaya ke-22 di dunia. Posisinya naik sembilan peringkat seiring dengan kekayaan yang bertambah sebesar 21,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 308 triliun dari posisi di Maret 2020, di mana Forbes merilis daftar orang terkaya.

Musk pertama kali masuk dalam jajaran orang terkaya di Amerika Serikat pada tahun 2012. Ia memulai debutnya di daftar 400 orang Amerika terkaya dalam versi Forbes, berada di peringkat ke-190 dengan kekayaan bersih 2,4 miliar dollar AS.

Pada tahun 2020 nilai kekayaannya melonjak 19 kali lipat. Sebuah kenaikan menakjubkan yang terjadi hanya dalam kurung waktu delapan tahun.

Harga saham Tesla terus meningkat dari waktu ke waktu, meski secara jumlah produksi mobil, Tesla jauh tertinggal dari pesaingnya, Toyota.

Pada kuartal I-2020 perusahaan telah memproduksi 103.000 kendaraan, hanya 4 persen dari total produksi Toyata di periode yang sama.

Dalam beberapa bulan terakhir, ketika kekayaan bersihnya naik seiring dengan harga saham Tesla, Musk juga menjual semua rumahnya yang berada di Bel Air, sebuah kawasan di Los Angeles, California.

Musk melaporkan melalui twitternya bahwa telah menandatangani kesepakatan untuk menjual rumahnya di Bel Air sebesar USD62,9 juta atau sekitar 893 miliar pada pertengahan Juni 2020. Ia juga menjual empat properti lainnya di Bel Air. (ATN)

Tags: Mobil ListrikTeslaToyota
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.