• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CULTURE

Google Indonesia Luncurkan Program Literasi Digital Siswa Lewat ‘Tangkas Berinternet’ 

by Redaksi Asiatoday
February 10, 2020
in CULTURE
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Google Indonesia Luncurkan Program Literasi Digital Siswa Lewat ‘Tangkas Berinternet’ 

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Google Indonesia bekerja sama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan program Tangkas Berinternet dalam bentuk kurikulum yang bisa diakses dengan mudah di g.co/tangkasberinternet.

Materi Tangkas Berinternet ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital anak, orang tua, hingga guru di sekolah.

Menurut Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Google Indonesia, Putri Alam, program ini tidak hanya sekadar berhenti di kurikulum, tapi juga akan dilanjutkan dengan pelatihan kepada guru dan orang tua. 

RelatedPosts

Lunar New Year Meets Betawi Roots: Cultural Fusion Lights Up Jakarta’s Heart

New Agreement Boosts Saudi-China Academic and Cultural Dialogue

Indonesia’s Minister of Culture Condemns Nickel Mining in Raja Ampat

Putri menjelaskan, program ini mencangkup lima topik penting yakni agar anak-anak Cerdas, Cermat, Tangguh Bijak dan Berani Berinternet.

“Selain lima topik tersebut, Tangkas Berinternet juga menyediakan permainan berbasis web yang dapat membantu mengajarkan konsep literasi digital dan keamanan online kepada anak-anak dengan bantuan guru dan orang tua,” jelas Putri saat peluncuran  Tangkas Berinternet di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Program ini juga kata Putri bisa menjadi sarana bagi orang tua yang kesulitan berkomunikasi dengan anaknya untuk menjelaskan bagaimana cara berinternet yang aman. 

Sementara itu Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD DIkdasmen), Kemendikbud, Harris Iskandar mengungkapkan, program ini sangat positif bagi anak-anak generasi masa kini agar tumbuh besar dengan teknologi. Dengan begitu anak punya kemampuan literasi digital, sehingga bisa lebih peka pada informasi dan terhindar dari kejahatan siber.

“Tentu sangat penting pemahaman akan literasi digital dan keamanan online serta melatih mereka untuk menjadi lebih peka akan informasi yang mereka sebarkan atau dapatkan.  Yang terpenting juga, bagaimana bersikap dalam dunia maya secara tepat sehingga mengurangi risiko kejahatan siber,” tandas Haris. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Culture IndonesiaGoogle for IndonesiaKemendikbudTangkas Berinternet
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.