• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Hacker Beraksi, 1,3 Juta Data Pribadi Pegawai Kemendikbud Indonesia Diduga Bocor

by Redaksi Asiatoday
May 27, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Riset : Pelaku Bisnis di Asia Tenggara Ingin Perkuat Keamanan Siber

Kejahatan Siber. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kejahatan Cyber di Indonesia kembali terjadi.

Founder of Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto, mengungkapkan terjadi dugaan kebocoran data pribadi pegawai Kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia di forum internet.

Dia mengatakan setidaknya ada 1,3 data pribadi pegawai Kementerian pimpinan Nadiem Makarim itu yang ditampilkan dalam forum tersebut.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

“Kemendikbud juga mengalami kejadian serupa, 1,3 juta data bocor. Data yang dibocorkan diantaranya adalah Nomor Induk Kependudukan (NIK),” ujar Teguh melalui akun twitternya@secgron, Rabu (27/5/2020).

Selain NIK, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta status pernikahan juga dilampirkan dalam forum tersebut. Bahkan, ada nama lengkap ibu, ayah, nomor Kartu Keluarga, serta alamat rumah pegawai.

Selain mengungkap dugaan kebocoran data pribadi pegawai Kemendikbud, Teguh juga mencuitkan dugaan kebocoran data seputar lingkungan pendidikan.

Kebocoran ini terjadi pada situs Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI), dan juga Medical Research Unit (MRU) Fakultas Kedokteran UI.

“Website Fakultas Ilmu Komputer UI dan juga MRU Fakultas Kedokteran UI dibobol dan datanya dibocorkan,” jelas teguh.

Dalam unggahan tersebut tampak daftar pengguna website serta password nya dibocorkan. Bahkan foto, nickname, hingga tempat dan tanggal lahir pengguna juga ditampilkan pada forum tersebut. Namun, berapa banyak data yang diduga bocor tidak diketahui.

Dua kebocoran data pribadi itu bukanlah yang pertama di Indonesia. Baru-baru ini terjadi kebocoran data di berbagai aplikasi belanja daring seperti Bukalapak, Tokopedia, dan Bhineka.

Kebocoran data juga terjadi pada layanan jasa penerbangan Lion Grup. Bahkan satu minggu yang lalu, 2,3 juta data penduduk Indonesia yang diduga berasal dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga bocor di forum internet. (ATN)

Tags: Cyber CrimeCyber DefenceCyber StabilityCybersecurityHackerKejahatan Cyber Perbankan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.