• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Hacker China Beraksi di Asia Tenggara, Sasar Militer Indonesia, Malaysia, dan Vietnam

by Redaksi Asiatoday
December 11, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Riset : Pelaku Bisnis di Asia Tenggara Ingin Perkuat Keamanan Siber

Kejahatan Siber. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebuah operasi siber yang diperankan oleh kelompok hacker China, terdeteksi beraksi di Asia Tenggara.

Dalam menjalankan operasinya, para hacker China ini menargetkan organisasi pemerintah dan sektor swasta di seluruh Asia Tenggara. Para hacker China ini disebut mendapat sokongan dana dari negara.

Berdasarkan laporan dari perusahaan keamanan siber swasta Amerika Serikat, Insikt Group, disebutkan bahwa Indonesia, Malaysia, dan Vietnam merupakan target utama dari serangan ini. Negara yang juga ditargetkan adalah Myanmar, Filipina, Laos, Thailand, Singapura, dan Kamboja.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Beberapa target spesifik yang dijelaskan dalam laporan tersebut adalah Kantor Perdana Menteri Thailand dan Tentara Thailand, Angkatan Laut Indonesia dan Filipina, Majelis Nasional Vietnam dan Kantor Pusat Partai Komunisnya, serta Kementerian Pertahanan Malaysia.

Insikt Group mengatakan serangan ini menyasar organisasi militer dan pemerintahan kelas atas di Asia Tenggara dan diperkirakan telah berlangsung selama 9 bulan.

“Banyak dari insiden yang diidentifikasi berlangsung selama beberapa bulan, sehingga sangat mungkin bahwa masing-masing pelaku serangan mempertahankan akses jangka panjang ke jaringan korban dan dapat memperoleh data korban selama periode waktu ini untuk mendukung upaya pengumpulan intelijen,” kata Insikt, seperti dikutip dari Nikkei, Sabtu (11/12/2021)

Peretas ini disebut menggunakan malware terkustomisasi seperti FunnyDream dan Chinoxy.

Kemudian Insikt juga mengatakan bahwa jenis malware tersebut tidak tersedia untuk umum dan digunakan oleh banyak kelompok yang diyakini disponsori oleh pemerintah China.

Selain itu, penyerangan ini juga sejalan dengan tujuan politik dan ekonomi pemerintah China sehingga semakin memperkuat kecurigaan bahwa hal ini disponsori negara.

“Kami percaya aktivitas ini sangat mungkin melibatkan negara, karena target yang diamati merupakan target pemerintah bernilai tinggi, dan target politik sesuai dengan aktivitas spionase siber, ditambah dengan tautan teknis yang teridentifikasi ke aktivitas yang disponsori negara China,” kata Inskit, melansir Taipei Times.

Meski demikian, Kementerian Luar Negeri China tidak segera menanggapi permintaan komentar atas tuduhan tersebut.

Di masa lalu, otoritas China secara konsisten membantah segala bentuk peretasan yang disponsori negara, sebaliknya mengatakan bahwa China sendiri adalah target utama serangan siber. (ATN)

Tags: Cyber CrimeCybersecurityInsikt GroupKeamanan Siber
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.