• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Hacker Israel Incar Petinggi Militer, Menteri dan Diplomat Indonesia

by Redaksi Asiatoday
September 30, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Transaksi Digital di Indonesia Jadi Incaran Pelaku Kejahatan Siber

Cyber crime. Doc

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Para pejabat tinggi Indonesia kini jadi target software mata-mata (spy software) yang dirancang oleh Israel.

Laporan Reuters, salah satu targetnya adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto, pejabat senior di militer, dua diplomat, dan penasihat dari Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar negeri.

Enam pejabat dan konsultan yang ditarget mengatakan kepada Reuters bahwa mereka menerima kiriman email dari Apple Inc pada November 2021. Email resmi dari Apple itu menyebut bahwa mereka sedang “ditarget oleh penyerang/hacker yang dibiayai oleh pemerintah Israel”.

RelatedPosts

Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response

Indonesia Targets Chinese Steel Firm in Surprise Tax Raid

Bangladesh Defies US Pressure, Seals 13 Strategic Deals With China in Major Geopolitical Shift

Apple sendiri menolak mengungkap identitas dari penyerang maupun jumlah pengguna yang ditargetkan. Perusahaan asal Amerika itu juga tidak mau berkomentar.

Apple dan lembaga keamanan siber mengatakan bahwa mereka yang menerima email peringatan dari Apple itu ditarget menggunakan metode yang disebut ForcedEntry, yakni, sofware yang digunakan oleh salah satu perusahaan keamanan siber bernama NSO Group.

NSO Group merupakan perusahaan yang dibiayai oleh pemerintah Israel untuk melakukan mata-mata, dengan cara mengambil alih secara remote (nirkabel) iPhone orang yang menjadi target.

Selain NSO Group, perusahaan keamanan siber lain bernama QuaDream yang juga dari Israel memiliki metode hacking yang mirip.

Dari hasil penyelidikan, Reuters tidak menemukan siapa yang menggunakan spyware itu untuk menarget pemerintah Indonesia. Termasuk, apakah upayanya berhasil atau gagal. Jika berhasil, apa saja informasi yang telah didapatkan.

Upaya serangan siber terhadap pemerintah Indonesia ini merupakan salah satu yang terbesar menurut pakar keamanan siber. (ATN)

Tags: Cyber Crime
No Result
View All Result

Terbaru

  • Final Hours to Predict the 2026 World Cup Champion: Mansion Sports FC Offers IDR100 Million Prize
  • Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response
  • Indonesia Targets Chinese Steel Firm in Surprise Tax Raid
  • Bangladesh Defies US Pressure, Seals 13 Strategic Deals With China in Major Geopolitical Shift
  • IMF Warns Global Economy Faces Fresh Stress Test as Middle East Conflict Fuels Energy Shock
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.