• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, June 30, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Hadapi China, Amerika Mobilisasi Sistem Anti Rudalnya dari Arab Saudi

by Redaksi Asiatoday
May 8, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Virus Corona Menyebar di Kapal Induk Amerika, Ribuan Kru Segera Dievakuasi

Kapal Induk Amerika Serikat, USS Theodore Roosevelt. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Amerika Serikat dilaporkan menarik sistem anti-rudal Patriot serta aset militer lainnya dari kerajaan Arab Saudi yang menumpuk saat terjadi ketegangan dengan Iran pada tahun lalu.

Dilaporkan Harian Wall Street Journal (WSJ), sebagaimana mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, bahwa empat baterai rudal darat-ke-udara Patriot, yang dimaksudkan untuk melindungi serangan rudal dan pesawat, akan dipindahkan dari fasilitas minyak Arab Saudi.

Puluhan personel militer yang dikerahkan bersama dengan baterai juga akan dipindahkan, kata para pejabat kepada WSJ.

RelatedPosts

Indonesia–Russia Trade Tops US$5 Billion as Strategic Partnership Deepens

World Bank: US$12 Billion a Year Could Create 5 Million Jobs in MENA

Indonesia Charges 35 Indians Over Alleged Dubai-Linked Gambling Ring

Dua skuadron pesawat tempur AS telah meninggalkan wilayah itu dan para pejabat AS sedang mempertimbangkan pengurangan kehadiran Angkatan Laut AS di Teluk. Pengurangan senjata itu dikatakan berdasarkan penilaian oleh beberapa pejabat bahwa Teheran tidak lagi menjadi ancaman langsung bagi kepentingan strategis AS.

Melansir Aljazeera.com, Jumat (8/4/2020), para pejabat AS mengatakan mereka percaya bahwa serangan pada Januari yang menewaskan seorang jenderal Iran, Qassem Soleimani serta pandemi virus corona telah mengurangi kemampuan Teheran di wilayah tersebut.

Pentagon sedang mempertimbangkan mengalihkan aset terbatas untuk berurusan dengan prioritas lain. Salah satunya adalah untuk antisipasi melawan pengaruh militer China yang semakin meluas di Asia.

Hubungan yang secara tradisional hangat antara AS dan Arab Saudi memburuk dalam beberapa pekan terakhir. Alasannya karena harga minyak jatuh akibat perang harga minyak Arab Saudi dengan Rusia di tengah melemahnya permintaan akibat pandemi virus corona. Selaian itu, banyak perusahaan minyak AS menghadapi kebangkrutan. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaCOVID-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Great Nickel Gamble: The Export Ban That Reshaped a Global Industry
  • Indonesia–Russia Trade Tops US$5 Billion as Strategic Partnership Deepens
  • Indonesia, Singapore Launch Green Partnership to Drive ASEAN Climate Action
  • World Bank: US$12 Billion a Year Could Create 5 Million Jobs in MENA
  • Indonesia Charges 35 Indians Over Alleged Dubai-Linked Gambling Ring
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.