• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Harga Minyak Turun, Exxon dan Chevron Jalankan Program Perubahan Iklim

by Redaksi Asiatoday
May 4, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Galang Kolaborasi Mitigasi Perubahan Iklim

Perubahan Iklim Global. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Exxon Mobil Corp dan Chevron Corporation tetap melanjutkan komitmen program antisipasi perubahan iklim meski harga minyak dunia terperosok dalam.

Kedua industri minyak tersebut menyebutkan inisiatif hijau dalam laporan atau presentasi pendapatan kuartal pertama mereka pada tahun ini.

Exxon mengumumkan kerangka model yang diumumkan sebelumnya untuk peraturan metana di seluruh industri, sementara Chevron mengatakan pihaknya berencana mempertahankan komitmennya terhadap prioritas lingkungan, sosial dan tata kelola perusahaan.

RelatedPosts

Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Chief Executive Officer Chevron Mike Wirth mengatakan berharap dapat mengurangi emisi gas rumah kaca.

“Kami akan terus mengurangi emisi gas rumah kaca kami terlepas dari Covid atau keadaan lain ini,” katanya, pekan lalu, dilansir Bloomberg.

Di sisi lain, Exxon dan Chevron setuju dengan tujuan Perjanjian Paris untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Hanya saja, kedua perusahaan raksasa migas ini, belum mengalokasikan sebagian dari anggaran modal miliaran dolar mereka ke sumber energi rendah karbon.

Baik Wirth dan CEO Exxon Darren Woods mengatakan dunia akan membutuhkan lebih banyak minyak dan gas alam karena pertumbuhan ekonomi berlanjut setelah pandemi.

Dari sisi kinerja keuangan, Exxon Mobil Corporation mencatatkan kerugian sekitar US$610 juta pada kuartal I/2020. Perusahaan asal Amerika Serikat ini, berhasil memproduksi 4 juta barrel setara minyak atau tumbuh 2 persen dibandingkan dengan kuartal I/2019.

Dengan mempertimbangkan kondisi pasar, Exxon Mobil merevisi capex pada 2020 dari US$33 miliar menjadi US$23 miliar.

“Covid-19 telah signifikan memengaruhi permintaan jangka pendek, membuat pasar yang kelebihan pasokan dan tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada harga dan margin komoditas,” kata Woods, dalam keterangan resmi perusahaan.

Di sisi lain, Chevron Corporation melaporkan laba sebesar US$3,6 miliar pada kuartal I/2020. CEO Chevron Michael K Wirth mengatakan pendapatan naik didorong dengan margin bisnis hilir dan peningkatan produksi di Permian.

“Namun, harga komoditas turun secara signifikan pada Maret dan kelemahan berlanjut ke kuartal kedua, terutama karena berkurangnya permintaan akibat pandemi Covid-19,” katanya. (ATN)

Tags: ChevronEmisi KarbonExxonmobilGas Rumah KacaPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.