• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Hilirisasi Nikel: Perusahaan China Huayou Cobalt Sudah Investasi Rp320,9 Triliun di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
June 19, 2023
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Hilirisasi Nikel: Perusahaan China Huayou Cobalt Sudah Investasi Rp320,9 Triliun di Indonesia

Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan China Huayou Cobalt Co, telah mengucurkan investasi sebesar USD$21,5 M atau sekitar Rp320,9 triliun selama lima tahun terakhir di Indonesia. Investasi itu untuk 9 proyek yang menyerap 52.000 tenaga kerja.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto mengapresiasi realisasi investasi Huayou di Indonesia.

Hal itu disampaikan Airlangga saat bertemu CEO Huayou Cobalt Co., Ltd, Chen Xuhua di Kantor Kemenko Perekonomian pada hari Rabu (14/6).

RelatedPosts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

Airlangga menegaskan, pengembangan industri baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Indonesia menjadi salah satu prioritas Pemerintah yang diupayakan dengan mendorong hilirisasi material-material antara lain nikel, bauksit, tembaga.

Melalui Proyek Strategis Nasional (PSN), Pemerintah mendukung pengembangan investasi industri baterai EV, khususnya untuk Kawasan Industri Terintegrasi Material Baterai Lithium IPIP.

“Saya juga mengapresiasi komitmen Huayou Cobalt yang akan meningkatkan investasinya lima tahun ke depan dengan menjalankan green energy pada proses industri sebagai sumber energi,” kata Airlanggga.

Menko Airlangga juga menyampaikan apresiasi kepada Huayou Cobalt atas teknologi yang akan diterapkan di Indonesia oleh perusahaan tersebut karena menggunakan teknologi yang lebih maju dibandingkan dengan teknologi yang ada di China saat ini.

Secara khusus Menko Airlangga juga berpesan kepada perusahaan tersebut agar pembangunan hilirisasi foil tembaga untuk lapisan baterai lithium dipercepat.

Menanggapi hal tersebut, CEO Huayou Cobalt Co., Ltd, Chen Xuhua meminta dukungan Menko Airlangga untuk pengembangan kawasan industri dan pembangunan hydropower dalam rangka mewujudkan hilirisasi yang ramah lingkungan. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Hilirisasi NikelHuayou CobaltPT IWIP
No Result
View All Result

Terbaru

  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen
  • Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.