• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Hong Kong Kembali Bergejolak, Polisi Memburu Para Demonstran

by Redaksi Asiatoday
May 11, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Hong Kong Kembali Bergejolak, Polisi Memburu Para Demonstran

Aksi Polisi di Hong Kong saat mengamankan pengunjukrasa. Ist

ASIATODAY.ID, HONG KONG – Gejolak di Hong Kong kembali pecah. Polisi antihuru-hara memburu dan menangkap sejumlah aktivis pro-demokrasi yang berunjuk rasa di Hari Ibu pada Minggu 10 Mei.

Penangkapan dilakukan karena massa menyerukan kemerdekaan serta mendesak agar pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, segera mundur dari jabatannya.

Tahun lalu, Hong Kong diguncang gelombang unjuk rasa pro-demokrasi yang berlangsung selama lebih kurang tujuh bulan. Dalam gelombang protes, beberapa di antaranya kerap berujung bentrok.

RelatedPosts

Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President

Indonesia Joins Global AI Alliance

Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network

Kemunculan pandemi virus korona (covid-19) meredam momentum para aktivis pro-demokrasi di Hong Kong. Namun beberapa aksi protes berskala kecil kerap terjadi, termasuk yang berlangsung pada Hari Ibu.

Sebelumnya, otoritas Hong Kong telah menolak memberikan izin penyelenggaraan aksi protes di Hari Ibu. Alhasil, para pengunjuk rasa pun bermain “kucing-kucingan” dengan polisi di sedikitnya delapan pusat perbelanjaan di Hong Kong.

Aksi protes secara bergerilya tersebut telah beberapa kali digunakan para aktivis pro-demokrasi Hong Kong tahun lalu.

“Ini baru pemanasan. Gerakan protes kami perlu dimulai lagi,” kata seorang mahasiswa yang hanya memberikan inisial nama ‘B.’

“Ada pertanda gerakan kami mulai hidup kembali,” sambungnya, melansir Japan Times, Minggu (10/5/2020).

Sedikitnya terjadi tiga penangkapan dalam operasi kepolisian di Hong Kong pada petang kemarin. Carrie Lam, tokoh yang didukung penuh Tiongkok, beberapa kali meminta agar para pedemo tidak berbuat kericuhan saat berunjuk rasa.

Ia juga berulang kali menolak diadakannya investigasi independen mengenai kinerja Kepolisian Hong Kong dalam menangani pengunjuk rasa. (ATN)

Tags: Hong KongHong Kong RevolutionUnjukrasa Hong Kong
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Business Confidence Under Pressure
  • Indonesia–Switzerland Alliance Targets Global Mineral Supply Chain Transformation
  • INPEX Advances Indonesia’s Energy Future with Abadi Masela LNG Partnership
  • Indonesia Launches US$20.9 Billion Abadi LNG Megaproject
  • Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.